Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memulai panen perdana padi Sembada Merah, belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman merupakan salah satu wilayah penyangga pangan di DIY. Selama ini Bumi Sembada mampu menyumbang 40% suplai beras lokal. Kegiatan prioritas dalam pengembangan sektor unggulan antara lain produksi pertanian dan perkebunan yang tersebar di Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN).
Selama pandemi Covid-19, pertanian menjadi salah satu sektor perekonomian yang mampu bertahan. Data 2021 menunjukkan produksi padi meningkat di atas 3%. Produksi padi sawah 245.292 ton pada 2020 meningkat menjadi 253.707,78 ton pada 2021. Sedangkan produksi padi ladang 1.569 ton pada 2020 meningkat menjadi 1.626,87 ton pada 2021.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan pembangunan pertanian di Sleman pada 2021-2026 diarahkan untuk mewujudkan masyarakat pertanian, perikanan dan kehutanan yang mandiri, berdaya saing dan sejahtera. Hal ini dilakukan melalui peningkatan produksi pertanian dan perikanan untuk memantapkan ketahanan pangan, peningkatan nilai tambah produk pertanian dan perikanan, peningkatan kelas kemampuan kelompok tani serta pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang lestari.
“Pemkab secara konsisten dan bertahap menyiapkan kebijakan yang pro terhadap pertanian untuk meningkatkan produksi sektor pertanian. Strategi yang kami lakukan di antaranya mempertahankan luas lahan pertanian, diversifikasi produk pertanian, peningkatan kualitas produk pertanian. Peningkatan produksi pangan perlu dilakukan agar stok pangan terjaga dan tidak terjadi kelangkaan yang berimplikasi pada kenaikan harga,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (3/3/2022).
Menurut Kustini, berbagai program yang dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di antaranya pengelolaan sumber daya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian pangan, program penanganan kerawanan pangan, program pengawasan keamanan pangan serta pengembangan lumbung mataraman melalui program penyelenggaraan keistimewaan Yogyakarta urusan kebudayaan.
Selain kebijakan peningkatan produksi pertanian, Pemkab Sleman juga menetapkan kebijakan terkait stabilisasi harga komoditas pangan agar pada saat panen besar petani tidak dirugikan dengan anjloknya harga komoditas pangan. Selain itu penguatan SDM bidang pertanian juga menjadi perhatian.
“Pemkab mendorong generasi muda untuk ikut berkontribusi di sektor pertanian melalui program petani milenial. Program petani milenial merupakan terobosan baru untuk mewujudkan pertanian Sleman yang maju, mandiri, modern sesuai dengan visi Jaringan Petani Milenial Sleman yakni Menjadi Petani Milenial Kabupaten Sleman yang Berjiwa Agrososiopreneur Maju, Mandiri, dan Modern.
“Program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat untuk membangun food estate dan industri pangan berbasis pertanian modern. Sampai saat ini sudah ada 410 petani milenial yang tergabung dalam Jaringan Petani Milenial di Sleman. Kami menargetkan ada 2.000 petani milenial hingga 2024 mendatang,” kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.