Lansia 85 Tahun Hilang di Gunungkidul, Pencarian Belum Berhasil
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Stok darah di PMI Gunungkidul kian menipis di Bulan Ramadhan. Berbagai upaya terus dilakukan agar stok aman, salah satunya rutin mengontak pedonor aktif untuk mengingatka waktunya donor darah.
Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, stok darah di PMI masih sangat kurang. Ia tidak menampik, kekurangan pasokan, terutama pada saat Bulan Puasa seperti sekarang ini. “Puasa memang ada pengaruhnya terhadap stok darah di PMI,” katanya, Jumat (15/4/2022).
Ia mencontohkan, hingga Kamis (14/4/2022) malam hanya ada stok darah sebanyak 17 kanton. Adapun rinciannya, golongan darah O sebanyak enam kantong, AB ada empat kantong, A sebanyak tiga kantong dan B stoknya empat kantong.
Berbagai cara telah dilakukan untuk memastikan stok darah di PMI Gunungkidul aman. Upaya ini salah satunya dengan mengontak pedonor aktif untuk mengingatkan waktunya donor darah. “Kan ada rentang waktunya donor darah. Setelah memasuki masa donor darah lagi, warga akan dihubungi dengan mengingatkan untuk pendonoran,” ungkapnya.
Selain itu, upaya lain dilaksanakan dengan mengkontak berbagai komunitas. Meski demikian, sambung Iswandoyo, pada saat Bulan Puasa pelaksanaan donor darah massal tidak hanya dilakukan sian hari, tapi malam juga dilaksanakan.
“Sebagai contoh kami sudah mendapatkan jadwal donor dengan komunitas gereja, maka pelaksanaannya dilakukan siang hari. Tapi, kalau komunitas lain bisa malam haru untuk antisipasi adanya pedonor yang menjalankan ibadah Puasa,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ini Alasan Pemudik Harus Segera Vaksinasi Booster Sebelum Mudik Lebaran
Meski stok menipis, mantan Camat Wonosari ini memastikan pelayanan tetap dibuka selama 24 jam sehingga warga yang membutuhkan tambahan darah bisa mendatangi kantor PMI kapapun juga. “Kami terus buka untuk memberikan layanan,” katanya.
Salah seorang warga Kalurahan Wonosari, Purnomo Sumardamto mengatakan, beberapa hari yang lalu mendapatkan pesan WA dari PMI Gunungkidul. Inti dari pesan ini untuk mengingatkan jadwal donor darah rutin di PMI.
“Memang diingatkan untuk segera berdonor karena sudah waktunya melakukan donor lagi,” katanya.
Meski demikian, ia mengaku hingga sekarang belum berdonor karena kesibukan kerja masih padat. “Nanti kalau sudah longgar, pasti akan donor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Musim kemarau membuat ular lebih sering masuk permukiman di Sleman. Damkar mencatat 1.176 evakuasi hewan liar dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan.
PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan bek tengah Andy Setyo setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim.
petugas mengamankan dua tersangka dengan barang bukti ganja seberat 232 gram dan tembakau sintetis seberat 148 gram.
Laptop gaming kini tidak lagi hanya digunakan oleh gamer, tetapi juga oleh pelajar, mahasiswa, kreator konten, hingga profesional muda
Amerika Serikat menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pulisic dan Balogun jadi tumpuan tuan rumah memburu tiket 16 besar.