Wow, 4 Juta Pemudik dan Wisatawan Diprediksi Padati Jogja saat Lebaran

Yosef Leon
Yosef Leon Sabtu, 23 April 2022 04:27 WIB
Wow, 4 Juta Pemudik dan Wisatawan Diprediksi Padati Jogja saat Lebaran

\r\nPetugas memaksa kendaraan yang diduga pemudik untuk putar balik di Posko Pemantauan di Prambanan, Sleman, Jumat (7/5/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak

Harianjogja,com. JOGJA--Dengan diberikannya lampu hijau kebijakan mudik, Kota Jogja bakal dipenuhi oleh para wisatawan dan para pemudik pada masa libur Lebaran mendatang. Tak tanggung-tanggung, Dishub Jogja memprediksi setidaknya ada 3,9 juta sampai empat juta kendaraan yang bakal masuk ke Jogja. 

"Kami prediksi ada sekitar empat juta kendaraan yang bakal masuk ke Jogja. Ini kita bukan bicara pemudik tapi juga wisatawan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, Jumat (22/4/2022). 

BACA JUGA: Bebas! Tidak Ada Penyekatan Kendaraan Saat Libur Lebaran di Jogja

Menurut Agus, manajemen lalu lintas saja tidak akan cukup untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di wilayah itu. Oleh karenanya, pihaknya mengimbau agar pemudik dan wisatawan untuk menggunakan kendaraan publik saat berpelesir ke sejumlah tempat di Kota Jogja. 

"Kondisi kota kan kecil, makanya kita akan mendorong penggunaan transportasi publik karena jelas kalau dikatakan cukup tidak akan pernah cukup kalau dibilang manajemen lalu lintas," katanya. 

Agus menyebut, tidak akan ada manajemen lalu lintas yang ideal diterapkan jika empat juta kendaraan masuk ke wilayah itu. Alternatif pilihan hanya jatuh pada penggunaan transportasi publik baik yang reguler maupun yang lainnya. 

"Makanya harus pakai transportasi publik baik yang online maupun yang sudah memiliki trayek. Jadi tidak harus bawa kendaraan. Meskipun kami terus memetakan dan upayakan bagaimana yang harus dilakukan agar lalu lintas lancar," ucapnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online