Mahasiswa Baru Diminta Tak Hanya Andalkan Prestasi Akademik
UII menyambut 5.326 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Rektor UII menekankan kompetensi, keberanian, dan kerendahan hati.
Kemacetan di ruas jalan pusat perbelanjaan Malioboro, Senin (18/6/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan sinyal kepada seluruh jajaran pengamanan arus mudik lebaran agar mengarahkan pemudik yang bukan tujuan Jogja sebaiknya tidak masuk ke wilayah Kota Jogja. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan.
Sultan mengatakan pentingnya melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota terkait pengamanan arus mudik lebaran guna menghindari kemacetan di wilayah perkotaan di Jogja.
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini meminta agar pemudik yang memang bukan tujuan Kota Jogja sebaiknya tidak dilewatkan di jalur perkotaan.
"Kami setiap tahun selalu mendesain itu, jadi rutin itu kami lakukan. Hanya mungkin kami akan koordinasi lebih sama kabupaten, bagaimana mereka tidak perlu yang masuk ke Jogja dan tidak mau stay di Jogja dan hanya lewat itu ya jangan dimasukkan ke kota," katanya di Kepatihan, Senin (25/4/2022).
Cara itu bisa dilakukan ketika pemudik dari arah timur tujuan Purworejo setibanya di Prambanan bisa dibelokkan ke kiri menuju Jalan Piyungan dan sampai di Ringroad Jalan Wonosari. Begitu juga untuk tujuan Magelang bisa diarahkan ke kanan untuk melewati jalur alternatif maupun Ringroad Utara.
"Tetapi dari Prambanan dibelokkan ke kanan atau ke kiri yang akan ke Jalan Magelang maupun ke Purworejo. Demikian juga yang datang pilih ke kanan ada kiri jadi tidak harus lewat kota Jogja. Karena kalau semua lewat jalur Jalan Solo yang macet semua," ucap Sultan.
Akan tetapi Sultan mengakui untuk mewujudkan hal itu perlu tantangan karena belum tentu pemudik memahami jalurnya terutama bagi yang berasal dari luar DIY. Sehingga perlu kemauan yang kuat dari pihak terkait untuk membuat rambu lalu lintas portabel untuk memberikan informasi petunjuk kepada pemudik yang melintas.
"Strategi ini jadi sesuatu tantangan yang memang besar bagi kita. Karena memang jalur-jalur itu belum tentu dihafal bagi orang luar kota untuk masuk Jogja. Kecuali kita punya kemauan membuat petunjuk bagi mereka yang tidak perlu masuk kota, misalnya dengan tanda panah untuk petunjuk tetapi juga jalur-jalurnya itu dikasih supaya dia juga nanti bisa langsung sampai di Krasak misalnya karena belum tentu tahu jalan juga pendatang itu," kata Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UII menyambut 5.326 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Rektor UII menekankan kompetensi, keberanian, dan kerendahan hati.
SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 3 September 2026, digelar di Nanggulan. Simak jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Sleman September 2026 tersedia di Satpas, MPP, Bus SIM Keliling Malam, dan Simmade. Cek jadwal, lokasi, serta syaratnya.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.
Pemkab Bantul mengejar surplus beras 100.000 ton pada 2026 melalui perluasan lahan, percepatan masa tanam, dan mekanisasi pertanian.
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.