Dompet Dhuafa Kerahkan Tim Bantu Percepat Pemadaman Kebakaran Bromo
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, Kepala OJK DIY Parjiman dan Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad saat menyaksikan transaksi pembayaran Pajaak Bumi Bangunan di Peresemian Agen BPD DIY dan Launching Kotak Infaq Digital di Pantai Sundak, Kalurahan Sidoharjo, Senin (25/4/2022). - Harian Jogja/ David Kurniawan
Harianjogja.com, TEPUS – Sedikitnya 15 Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) di Gunungkidul menjadi agen laku pandai dengan BPD DIY. Rencananya kerja sama di bidang perbankan ini akan menyasar ke seluruh BUMKal di seluruh Bumi Handayani.
Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad Mengatakan, sebagai bank plat merah, BPD tidak hanya berperan sebagai bank umum. Namun demikian, juga memiliki kewajiban berpartisipasi dalam proses pembangunan di daerah. Selain itu juga turut dalam upaya pengembangan ekonomi digital untuk memperkuat literasi keuangan di masyarakat melalui program laku pandai.
“Sekarang tambah BUMKal di Sidoharjo [Kapanewon Tepus]. Jadi total sudah ada 15 BUMKal yang menjadi agen dari BPD DIY,” kata Santoso dalam kegiatan Peresemian Agen BPD DIY dan Launching Kotak Infaq Digital di Pantai Sundak, Kalurahan Sidoharjo, Senin (25/4/2022).
Diharapkan adanya kemitraan dapat meningkatkan geliat usaha khususnya di sektor perbankan. Sebagai agen laku pandai, BUMKal bisa melayani berbagai transaksi keuangan mulai dari transfer uang, pembayaran pajak hingga transaksi lainnya. Menurut dia, kerja sama juga ada keuntungan karena setiap transaksi yang dilakukan akan ada bagi hasil.
“Keuntungan dari setiap transaksi bisa menjadi pendapatan asli daerah di masing-masing kalurahan,” katanya.
Menurut dia, dengan adanya kerja sama ini maka akses masyarakat untuk literasi keuangan semakin mudah. Sebelum ada agen laku pandai, warga harus berjalan sejauh sepuluh kilometer guna mengakses kantor bank terdekat.
“Sekarang lebih mudah dan jaraknya dekat karena tersedia di kalurahan. Transaksinya juga lengkap mulai dari pembayaran PBB, tagihan PDAM, transfer hingga pembelian pulsa bisa dilayani,” katanya.
Dia memastikan upaya jaringan laku pandai di tingkat BUMKal terus diperluas dan rencananya menyasar ke seluruh kalurahan di Gunungkidul. “Prosesnya bertahap dan rencananya seluruh BUMKal agen laku pandai BPD,” katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengapresiasi langkah BPD DIY yang menggandeng BUMKal untuk pengembangan ekonomi digital. Menurut dia, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan dalam mempermudah pelayanan, salah satunya berkaiatan dengan transaksi keuangan non tunai.
“Ini sudah menjadi mimpi saya sejak pertama kali menjabat karena transaksi ekuangan digital untuk mendukung wisata Gunungkidul ke tingkat dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.