Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pariwisata DIY memastikan semua destinasi wsiata baik outdoor maupun indoor di DIY siap menerima wisatawan selama libur dan cuti Idulfitri 1443 Hijriah. Berbagai persiapan sarana dan prasarana sudah dilakukan oleh masing-masing pengelola saat sebelum masuk libur Lebaran beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, mengatakan semua desinasi wisata dipastikan buka, baik destinasi indoor maupun outdoor. “Namun kemungkinan wisatawan lebih banyak mengunjungi destinasi yang outdoor seperti pantai dan pegunungan,” ujar Singgih, di kompleks Kepatihan Selasa (3/5/2022).
Ia memastikan semua destinasi sudah siap termasuk penerapan aplikasi Visiting Jogja dan Peduli Lindungi, terlebih pemerintah mewajibkan pemudik sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau Booster sehingga wisatawan kemungkinan kebanyakan sudah Vaksin Booster.
Namun demikian pihaknya bersama Dinas Pariwisata di kabupaten dan kota tetap akan melakukan monitoring ke sejumlah destinasi wsiata agar semuanya sesuai dengan protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan PPKM Level 2. Sehingga kapastas pengunjung dibatasi maksimal 75% dari total kapasitas.
“Tiak hanya teman-teman di kabupaten tapi kami dari provinsi juga akan memonitor,” katanya.
Lebih lanjut Singgih belum bisa menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan di hari pertama Lebaran. Namun menurutnya, kunjungan hari pertama lebaran masih landai. Pihaknya memperkirakan peningkatan pengunjung atau wisatawan di sejumlah destinasi wisata akan terjadi pada 3 Mei sampai akhir liburan Lebaran pada 8 Mei mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.