6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Cliffbar Puncak Segoro Gunungkidul - Instagram/Puncak Segoro
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden Jembatan Kaca di objek wisata The Geong Banyumas menjadi pelajaran penting pengelolaan destinasi wisata berisiko tinggi.
Koordinator Instansi Teknik Sucofindo Semarang, Gatot Aribowo mengatakan, harusnya destinasi wisata yang menjual ketinggian sebagai daya tariknya memiliki prosedur yang jelas soal keamanan.
Menurut Gatot, sebelum izin dikeluarkan oleh instansi terkait mestinya pengecekan dilakukan secara rinci oleh pihak ketiga yang profesional di bidang pengujian keamanan produk.
Menurut Gatot, destinasi wisata yang seperti itu biasanya akan ramai setelah adanya insiden. Pihaknya menyebut, harus ada prosedur yang jelas soal keamanan, jangan hanya bersumber dari pemilik destinasi wisata saja lantaran diragukan kebenarannya. Untuk itu, semua hal terkait kekuatan, beban destinasi untuk dinaikkan serta hal teknis lain berkaitan dengan keamanan harus dipastikan.
"Harus ada yang me-review, misalnya sertifikat kaca itu kekuatannya berapa, setiap sambungan antar bagian kadang kala itu orang berapa maksimal," jelasnya.
BACA JUGA: Pemilik The Geong Jadi Tersangka Kasus Jembatan Kaca di Banyumas
Pihaknya pernah mengajukan pemeriksaan terhadap salah satu destinasi wisata ketinggian yang ada di DIY.
Hanya saja setelah diajukan instansi yang berwenang untuk menyetujui menolak untuk dilakukan pemeriksaan. Padahal, tempat wisata semacam ini harus benar-benar mengantongi indikator yang sesuai standar agar keamanan pengunjung terjamin.
"Biasanya kita akan cek wahana mainan itu harus mampu terdeteksi kekuatannya. Termasuk mur, baut apapun itu dari part di sana harus ada sertifikat kekuatan. Misalnya mur baut kalau yang biasa pakainya ya tidak terdeteksi kekuatannya, maka sesuai standar," ujarnya.
"Itu kan ada aplikasinya ya, di sana nanti ada angin dimasukkan, hujan, dan lain sebagainya. Jadi terdeteksi kekuatannya bagaimana. Termasuk beban, semua masuk dalam item dan juga gempa, nilai gempanya di daerah situ dimasukkan juga," pungkas Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.