Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Cliffbar Puncak Segoro Gunungkidul - Instagram/Puncak Segoro
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden Jembatan Kaca di objek wisata The Geong Banyumas menjadi pelajaran penting pengelolaan destinasi wisata berisiko tinggi.
Koordinator Instansi Teknik Sucofindo Semarang, Gatot Aribowo mengatakan, harusnya destinasi wisata yang menjual ketinggian sebagai daya tariknya memiliki prosedur yang jelas soal keamanan.
Menurut Gatot, sebelum izin dikeluarkan oleh instansi terkait mestinya pengecekan dilakukan secara rinci oleh pihak ketiga yang profesional di bidang pengujian keamanan produk.
Menurut Gatot, destinasi wisata yang seperti itu biasanya akan ramai setelah adanya insiden. Pihaknya menyebut, harus ada prosedur yang jelas soal keamanan, jangan hanya bersumber dari pemilik destinasi wisata saja lantaran diragukan kebenarannya. Untuk itu, semua hal terkait kekuatan, beban destinasi untuk dinaikkan serta hal teknis lain berkaitan dengan keamanan harus dipastikan.
"Harus ada yang me-review, misalnya sertifikat kaca itu kekuatannya berapa, setiap sambungan antar bagian kadang kala itu orang berapa maksimal," jelasnya.
BACA JUGA: Pemilik The Geong Jadi Tersangka Kasus Jembatan Kaca di Banyumas
Pihaknya pernah mengajukan pemeriksaan terhadap salah satu destinasi wisata ketinggian yang ada di DIY.
Hanya saja setelah diajukan instansi yang berwenang untuk menyetujui menolak untuk dilakukan pemeriksaan. Padahal, tempat wisata semacam ini harus benar-benar mengantongi indikator yang sesuai standar agar keamanan pengunjung terjamin.
"Biasanya kita akan cek wahana mainan itu harus mampu terdeteksi kekuatannya. Termasuk mur, baut apapun itu dari part di sana harus ada sertifikat kekuatan. Misalnya mur baut kalau yang biasa pakainya ya tidak terdeteksi kekuatannya, maka sesuai standar," ujarnya.
"Itu kan ada aplikasinya ya, di sana nanti ada angin dimasukkan, hujan, dan lain sebagainya. Jadi terdeteksi kekuatannya bagaimana. Termasuk beban, semua masuk dalam item dan juga gempa, nilai gempanya di daerah situ dimasukkan juga," pungkas Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.