Kopi Keliling dan Darling Merapi Siap Jangkau Titik Keramaian dan Wisata di Sleman
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
ILustrasi pungutan parkir/Magnific
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman mulai menata kawasan parkir di Lapangan Pemda Sleman, Beran, Tridadi, seiring meningkatnya jumlah pengunjung. Penataan tersebut mencakup penyediaan kantong parkir, juru parkir, hingga penerapan pembayaran digital.
Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan pengaturan parkir diperlukan agar kendaraan pengunjung dapat tertata dan tidak mengganggu lalu lintas maupun akses layanan darurat di sekitar Lapangan Pemda Sleman.
Menurut dia, jumlah pengunjung lapangan Pemda semakin lama semakin banyak. Karena itu, pengaturan parkir diperlukan agar kawasan tersebut tetap tertib dan aman, termasuk menjaga akses Sleman Emergency Service (SES).
“Akses damkar juga dapat dikondisikan, dan pengunjung nyaman/aman meninggalkan kendaraan," ujar Heri Kuntadi dihubungi, Senin (28/9/2026).
Parkir Disiapkan di Seputaran Lapangan
Untuk mendukung penataan tersebut, Dishub Sleman menyiapkan sejumlah kantong parkir di jalan seputaran Lapangan Pemda serta lingkungan kantor yang berada di sekitar lapangan.
Penyelenggaraan parkir melibatkan masyarakat setempat dan personil perangkat daerah yang berada di sekitar Lapangan Pemda Sleman. Juru parkir juga disiapkan untuk memberikan layanan kepada pengunjung.
Selain menata lokasi, Dishub Sleman menerapkan ketentuan retribusi parkir sesuai Peraturan Daerah (Perda). Untuk kendaraan yang datang pada saat non-event, tarif parkir sepeda motor sebesar Rp2.000, sedangkan mobil dikenai tarif Rp5.000.
Pembayaran Parkir Gunakan QRIS
Heri mengatakan sistem pembayaran digital digunakan untuk mengantisipasi kebocoran pendapatan dari layanan parkir. Pembayaran dilakukan menggunakan QRIS sehingga pendapatan parkir dapat langsung masuk ke kas daerah.
Para juru parkir juga telah dibekali rompi resmi dari Dishub serta alat digital berupa MPOS. Perlengkapan tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan sistem parkir yang telah disiapkan.
Meski demikian, Heri mengakui pelaksanaan penataan parkir masih memiliki banyak kekurangan. Setelah menerima masukan dari masyarakat, Dishub Sleman memutuskan menunda sementara penataan tersebut untuk melakukan evaluasi.
“Akhirnya setelah kami sekali uji coba, kami hentikan sementara untuk kami evaluasi,” katanya.
Penundaan sementara itu dilakukan setelah Dishub melakukan satu kali uji coba. Evaluasi menjadi bagian dari tindak lanjut terhadap berbagai masukan masyarakat mengenai pelaksanaan penataan parkir di kawasan Lapangan Pemda Sleman.
Terkendala Keterbatasan Lokasi
Mengenai kemungkinan pembangunan tempat parkir khusus, Heri mengatakan terdapat kendala berupa keterbatasan lokasi yang representatif di sekitar Lapangan Pemda Sleman.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat Dishub memilih memanfaatkan lokasi yang tersedia di sekitar lapangan pada waktu tertentu.
“Ada keterbatasan lokasi kalau mau mendirikan di sekitar Lapangan Pemda. Karena terbatas, solusi kami adalah untuk hari libur dan di luar jam kerja kami memanfaatkan halaman beberapa kantor di sekitar lapangan,” ucapnya.
Dengan skema tersebut, halaman sejumlah kantor di sekitar Lapangan Pemda Sleman dimanfaatkan sebagai lokasi parkir pada hari libur dan di luar jam kerja. Penataan parkir tetap diarahkan agar aktivitas pengunjung tidak mengganggu lalu lintas serta akses layanan darurat di kawasan Beran, Tridadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.