Live Painting dan Nyanyi, Suara Ibu Indonesia Suarakan 4 Tuntutan
Suara Ibu Indonesia Yogyakarta menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah dalam aksi kreatif di Titik Nol Kilometer Jogja.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sukidi, sedang menjelaskan peran dinas pertanian dalam pengembangan koperasi kelurahan merah putih di Balai Kota Jogja, Senin (2/11/2026). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 299 kelompok tani di Kota Jogja berpotensi terlibat dalam rantai pasok Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menyiapkan berbagai komoditas pertanian untuk memenuhi kebutuhan koperasi sekaligus menghubungkan hasil produksi masyarakat dengan kegiatan ekonomi di tingkat kelurahan.
Kepala DPP Kota Jogja, Sukidi, mengatakan instansinya siap berperan sebagai produsen sekaligus pemasok komoditas yang dibutuhkan koperasi. Pasokan tersebut akan berasal dari berbagai kegiatan pertanian yang selama ini telah dijalankan masyarakat.
"Sebagai produsen, kami siap menyuplai yang dibutuhkan oleh koperasi," kata Sukidi ditemui di Balai Kota Jogja, Senin (2/11/2026).
Produk yang berpeluang dipasok meliputi komoditas hortikultura, pangan segar asal hewan, perikanan, hingga olahan hasil pertanian. Untuk hortikultura, jenis produknya antara lain sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan biofarmaka.
DPP Kota Jogja akan mendorong kelompok tani di tingkat kelurahan meningkatkan produksi. Hasil panen selanjutnya dapat disalurkan kepada koperasi melalui kerja sama antara pengelola KKMP dan pelaku usaha pertanian di lingkungan masyarakat.
Sukidi menjelaskan kegiatan pertanian di Kota Jogja selama ini sebenarnya telah mencakup proses dari hulu hingga hilir. Aktivitas tersebut mulai dari produksi atau on farm hingga pengolahan hasil atau off farm, tetapi sebagian besar masih dijalankan secara individu.
"Ini nanti akan dikristalisasikan dalam kegiatan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Jogja," katanya.
Potensi Telur hingga Olahan Hasil Pertanian
Salah satu sumber pasokan yang disiapkan berasal dari peternakan ayam petelur milik pemerintah kota. Saat ini, terdapat 600 ekor ayam petelur yang ditempatkan di dua unit peternakan dengan produksi sekitar 580 butir telur setiap hari.
Selain telur, pengembangan komoditas hortikultura mencakup bawang merah, bawang putih, cabai, serta tanaman biofarmaka seperti kapulaga. Menurut Sukidi, hortikultura menjadi salah satu sektor pertanian yang banyak dikembangkan di Kota Jogja.
Potensi pertanian perkotaan juga tidak hanya mencakup tanaman pangan seperti padi, jagung, dan singkong. Pengolahan hasil pertanian menjadi bagian dari kegiatan agribisnis, termasuk produksi telur asin, telur rebus, hingga inovasi pangan seperti bakpia rasa lele dan pisang.
Kota Jogja saat ini memiliki 299 kelompok tani. Salah satu gambaran kapasitas produksi kelompok tersebut terlihat di Winongo Asri, yang mampu memanen sekitar 15–25 kilogram (kg) sayuran per hari untuk satu jenis komoditas.
Meski memiliki beragam potensi produksi, Sukidi mengatakan DPP Kota Jogja belum mempunyai data pasti mengenai total produksi pertanian di wilayah tersebut dalam satuan ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suara Ibu Indonesia Yogyakarta menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah dalam aksi kreatif di Titik Nol Kilometer Jogja.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Polisi menetapkan W sebagai tersangka kasus sajam viral di Jogja. Total 12 perkara kericuhan aksi 20 dan 28 Oktober masuk penyidikan.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Borneo FC ditahan PSM Makassar 1-1 meski unggul jumlah pemain. Dua pemain Juku Eja mendapat kartu merah dalam laga di Stadion Segiri.
Segafredo Cafe mengembangkan hospitality Italia di Jogja dengan sajian kopi, pasta, dan pizza untuk menyasar wisatawan asing maupun domestik.