Omzet IKM Kota Jogja Tembus Rp4.018 Triliun, Serap 40.905 Pekerja
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Sejumlah armada pemadam kebakaran sedang terparkir di Pos Damkar Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, Senin (12/10/2026)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja masih menghadapi persoalan panggilan telepon tanpa respons pada layanan hotline darurat 0274-587101. Meski telah dilaporkan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jogja serta Telkomsel, penanganan persoalan tersebut belum membuahkan hasil optimal.
Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, mengatakan laporan fiktif yang masuk melalui hotline relatif jarang ditemukan. Namun, petugas masih kerap menerima panggilan yang tidak disertai respons ketika telepon diangkat.
“Kalau laporan fiktif jarang; yang sering ada telepon masuk melalui nomor hotline 0274-587101, tapi kalau diangkat tidak ada respons,” katanya dikutip Senin (2/11/2026).
Menurut Taokhid, Damkarmat telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Diskominfo Kota Jogja dan Telkomsel. Pihaknya berharap ada penelusuran terhadap nomor-nomor yang melakukan panggilan tanpa respons.
Penelusuran itu diharapkan dapat membantu mengetahui pemilik nomor sekaligus menjadi dasar pemberian peringatan apabila diperlukan.
“Laporan kami itu tujuannya agar ada penelusuran siapa pemiliknya. Kami konfirmasi terkait telefon-telefon yang masuk ke nomor hotline darurat Damkar, dan agar ada peringatan lebih lanjut,” katanya.
Diskominfo Sebut Perlu Validasi Panggilan
Kepala Diskominfo Kota Jogja, Ignatius Trihastono, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Damkarmat. Ia menjelaskan, penanganan panggilan pada layanan hotline berbasis suara membutuhkan proses validasi atau konfirmasi.
“Damkar sudah sampaikan ke kami. Tapi layanan hotline yang sifatnya berbasis voice memang perlu validasi. Artinya, kemudian dikonfirmasi,” kata Trihastono.
Trihastono mengatakan panggilan tanpa respons maupun telepon yang tidak berkaitan dengan kebutuhan darurat tidak sepenuhnya dapat dihindari. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan publik.
Karena itu, diperlukan langkah mitigasi yang disesuaikan dengan persoalan yang muncul. Adapun pengelolaan layanan hotline darurat tersebut menjadi tanggung jawab Damkarmat Kota Jogja.
Ia juga menyinggung kemungkinan adanya pihak yang menghubungi layanan publik sekadar untuk menguji kualitas pelayanan. Meski demikian, konteks dan tujuan setiap panggilan tetap perlu dipastikan melalui proses validasi.
Damkarmat berharap persoalan panggilan tanpa respons dapat ditangani sehingga layanan hotline darurat berjalan lebih efektif. Dengan begitu, petugas dapat lebih optimal menerima dan merespons laporan masyarakat yang membutuhkan penanganan segera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Ombudsman RI mengingatkan instansi pemerintah mencegah maladministrasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
KPK memeriksa sejumlah saksi dari pihak swasta untuk mendalami dugaan aliran uang kepada oknum di BNPB dalam kasus korupsi dana siap pakai.
Pemkot Jogja menyiapkan Rp1 miliar pada 2027 untuk mengembangkan integrated farming di Bener sebagai pusat edukasi dan produksi pangan.
Apple mengakui laporan layar bagian dalam iPhone Duo retak di sekitar engsel. Pengguna terdampak dapat mengajukan penggantian melalui AppleCare.
Konsumsi minuman manis berlebihan dapat meningkatkan risiko fatty liver. Dokter menjelaskan penyebab, gejala, risiko, dan cara mencegahnya.