BULOG Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sejumlah 3.118 Ton, Jamin Akses Pangan
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (tengah) memotong pita membuka #UMK-Jogja Gumregah, Rabu (11/5/2022)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja menggelar pameran produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Malioboro Mall mulai Rabu-Senin (11-16/5/2022). Pameran produk unggulan kota Jogja tersebut bertajuk #UMK-Jogja Gumregah menjadi wujud dukungan kepada UMKM di Kota Jogja di tengah pandemi Covid-19.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pada 2022 ini Jogja memiliki tagline Sulih, Pulih, Luwih. Tahun ini diharapkan dapat mengganti lebih baik, selama pandemi.
“Sehingga bisa menyulih momentum lebih baik lagi, pulih agar apa yang menjadi permasalahan menghadapi pandemi, keterbatasan aktivitas, mulai pulih. Luwih, berharap kedepan bisa mendapat yang lebih lagi,” ucap Heroe, saat membuka pameran, Rabu (11/5/2022).
BACA JUGA: Harga Rumah Subsidi Naik 7%, Pengamat: Kenaikan Ini Tak Ideal
Meski aktivitas masyarakat berjalan dan sejumlah event juga akan digelar Pemkot Jogja, Heroe mengingatkan untuk tidak meremehkan kondisi pandemi Covid-19. “Jadi bagian kita semua pemulihan ekonomi. Tidak boleh lengah menyepelekan kasus. Semua harus bisa beradaptasi, baik usaha kecil, menengah, ataupun besar,” ucap Heroe.
Dikatakannya dengan bisa beradaptasi usaha masyarakat dapat tetap eksis dan berkembang. Adaptasi dengan perkembangan digital, maupun penyelenggaraan pameran seperti yang digelar Dinas Perdagangan Kota Jogja, dengan protokol kesehatan yang ketat. “Kami berharap dengan penyelenggaraan pameran ini, memperoleh spirit bersama-sama untuk bangkit kembali,” ucapnya.
Kepala Disdag Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya memberikan fasilitasi pelaku UMKM memasarkan produknya secara langsung dengan prokes yang ketat.
“Ini tindak lanjut gelaran UMKM yang diselenggarakan pada Oktober lalu. Sebelumnya peserta 80 UMKM, di Malioboro Mall dan Galeria Mall,” ucapnya.
Pameran kali ini, kata dia, diikuti 40 peserta, 35 di antaranya dari Jogja yang terdampak pandemi. Lima sisanya UMKM dari Surakarta, hasil sinergi dengan Pemerintah Surakarta. Mengusung tema #UMK-Jogja Gumregah menjadi kesadaran yang utuh dan menyeluruh, mengobarkan semangat membangkitkan, mewujudkan tujuan bangkit dari keterpurukan, dalam rangka pertumbuhan ekonomi.
“Harapan kami ekonomi dapat kembali pulih. Pelaku UMKM semakin berkembang, melakukan diversifikasi usaha. Terus terjalin juga sinergi dengan Pemerintah Surakarta, untuk promosi UMKM,” ucap Yunianto.
Salah satu peserta pameran, Wasti yang menjual berbagai produk fesyen kain jumputan dan sibori ecoprint menyambut baik penyelenggaraan pameran ini. “Sangat membantu UMKM, karena kondisi saat ini belum semua bangkit. Semoga terus berkelanjutan, syukur bisa pameran keluar Jogja,” ucap pemilik Wasti Collection tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.