Goa Selarong Bantul Akan Direvitalisasi, Butuh Rp425 Juta
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Ilustrasi armada pengangkut sampah di TPST Piyungan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan menganggarkan proyek pembangunan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) alternatif di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022 mendatang. TPAS alternatif ini nantinya diharapkan bisa jadi pilihan jika sewaktu-waktu TPST Piyungan kembali bermasalah.
"Sudah kami koordinasikan dengan Bappeda, Sekda Kota Jogja dan Komisi C DPRD. Di APBD perubahan 2022 rencananya akan dianggarkan dan targetnya di 2023 atau 2024 sudah beroperasi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja, Sugeng Darmanto, Selasa (10/4/2022).
BACA JUGA: Jogja Terancam Darurat Sampah, Wawali: Soal TPST, Lihat Kepentingan yang Lebih Besar
Menurutnya, lokasi TPA alternatif tersebut akan ditempatkan di Bantul. Hanya saja ia belum merinci secara detail lokasi pastinya. Pihak Pemkot juga telah melakukan pertemuan dengan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bantul sebagai upaya komunikasi awal terhadap rencana tersebut.
"Luasnya sekira dua hektare lebih dan sekarang masih tahap pengkajian lahan. Kepada dukuh, camat dan dinas terkait juga sudah kami komunikasikan," ujarnya.
BACA JUGA: Jogja Darurat Sampah di Depan Mata, Ini Buktinya
Menurut Sugeng, nantinya sampah yang ditampung di tempat itu hanya berupa sampah yang sudah diolah. Pihaknya akan meminimalkan metode pembuangan sampah dengan sistem terbuka (open dumping), di mana sampah langsung dibuang begitu saja dalam sebuah tempat pembuangan akhir tanpa ada perlakuan apapun.
"Nanti pengolahannya akan coba kami formulasikan dengan sistem sanitary landfill. Sampah pilah dari rumah tangga yang masuk ditimbun dengan tanah selapis demi selapis agar tidak menimbulkan bau," ungkapnya.
Sugeng menambahkan, keberadaan TPA alternatif ini sangat penting mengingat tingkat produksi sampah yang cukup signifikan di wilayahnya. Berdasarkan catatan per hari, Kota Jogja bisa memproduksi sampah sebanyak 370 ton.
"Jadi ini nanti hanya digunakan sebagai TPA alternatif saja bukan yang utama. Misal saat [TPST] Piyungan tutup bisa digunakan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Es tape Rubingin di Buk Begal Panjatan, Kulonprogo, telah berjualan sejak 1975 dan kini mampu menjual sekitar 400 gelas sehari.
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk di dunia dengan AQI 158 pada Minggu pagi. Walhi menilai polusi terjadi akibat kegagalan struktural.
Aktor China Cheng Lei menyebut setiap karakter memiliki tantangan berbeda, dari adegan kungfu hingga pendalaman emosi dalam kisah romantis.
Dean James bermain imbang bersama Go Ahead Eagles, sementara Justin Hubner dan Ole Romeny kalah 1-5 dari Ajax di Eredivisie.
Erick Thohir menegaskan pemerintah tak lagi membangun fasilitas olahraga tanpa road map dan memilih mengoptimalkan aset yang mangkrak.