DPRD DIY Ungkap Masalah Serius Sektor Pertanian, Ini Penjelasannya
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantul mengalami peningkatan pada kuartal pertama 2025 dibanding periode yang sama pada tahun lalu hingga mencapai 5,25 persen.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslim mensyukuri pertumbuhan ekonomi di wilayahnya tergolong baik meskipun di tengah gejolak ekonomi global.
“Alhamdulillah Bantul masih dalam posisi yang relatif baik. Terbukti pertumbuhan ekonominya di atas 5 persen,” ujar Abdul Halim Muslih, Jumat (23/5/2025).
Abdul Halim juga mengungkapkan nilai ICOR (Incremental Capital Output Ratio) yang terbilang rendah disebut akan meningkatkan jumlah investor di Bantul. Diketahui, ICOR yang rendah menunjukkan ekonomi efisien untuk investasi sehingga akan menguntungkan investor.
“Kita terus tekan angka ICOR agar investasi semakin besar. Kalau investasi semakin besar maka pertumbuhan ekonomi akan terdorong naik, kesejahteraan masyarakat juga akan tergolong naik,” tandasnya.
Demi meningkatkan investor, Abdul Halim menegaskan perizinan di wilayahnya harus dipermudah serta memangkas birokrasi agar investor tertarik menempatkan modalnya di Bantul.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budiraharja peningkatan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan Bantul saat ini ada di angka 11,6 persen atau menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 11,96 persen.
Meskipun kemiskinan menurun, angka tersebut masih jauh dari target. Agus menargetkan, angka kemiskinan di Bantul berada di bawah 10 persen pada tahun 2026.
“Kemiskinan menurun, tapi masih jauh dari target kita. Kita bercita-cita tahun 2026 menjadi 9,6 persen,” ucap Agus Budiraharja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.