Nelayan Gunungkidul Dilatih Sertifikasi SKN, Keselamatan Jadi Fokus Utama
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pelarian JA,27, dari tahanan Mapolsek Gedangsari sejak 4 Maret 2021 lalu telah berakhir. Tersangka maling handphone ini berhasil dicokok polisi pada Jumat (20/5/2022) di kontrakannya di Kabupaten Musibanyuasin, Sumatera Selatan.
Kapolsek Gedangsari, AKP Pudjijono saat dikonfirmasi pada Senin (23/5/2022) pagi, membenarkan telah menangkap tahanan yang kabur berinisial JA. Ia ditangkap bersama istrinya di kontrakannya di Kabuapten Musibanyuasin, Sumatera Selatan.
Menurut Pudjijono, penangkapkan bermula adanya informasi tentang keberadaan JA di Kabupaten Musibanyuasin yang diterima pada Kamis (19/5/2022). Unit Reskrim Polsek dibantu dengan tim Buser Polres Gunungkidul melakukan pengejaran ke lokasi persembunyian tersangka.
“Tersangka kabur setelah ditangkap mencuri HP milik warga,” katanya, Senin.
Setelah mendapatkan lokasi pasti persembunyian, tim gabungan langsung melakukan pengintaian untuk menangkap tersangka. “Pada Jumat [20/5/2022] tersangka bersama istrinya ditangkap di kontrakan yang menjadi lokasi bersembunyi. Untuk penangkapan, kami juga dibantu dari jajaran Polres Banyuasin,” ungkapnya.
Baca juga: Izin Ke Kantin, Satu Tahanan Lapas Cebongan Kabur Dibantu Seorang Perempuan
Usai penangkapan, JA langsung dibawa ke Mapolres Gunungkidul untuk melanjutkan proses hukum yang menjeratnya. Berdasarkan dari keterangan yang diperoleh, selama kabur tersangka sempat bekerja sebagai buruh di PT Perkebunan Sawit. Meski demikian, sejak dua bulan lalu sudah berhenti bekerja di perkebunan tersebut.
“Sabtu [21/5/2022] tersangka sudah sampai di Mapolres dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan untuk menyelesaikan masalah hukum yang menjerat,” katanya.
Untuk diketahui, JA kabur saat meminta makan dan minum untuk berbuka puasa kepada petugas jaga di polsek. Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto mengatakan, tahanan kabur di Gedangsari bermula pada penanganan kasus pencurian handphone oleh Polsek Gedangsari.
Menurut dia, permintaan makanan ini pun dipenuhi dengan mencarikan makanan. Nahasnya, pintu di ruang tahanan lupa dikunci sehingga digunakan untuk yang bersangkutan kabur. “Saat petugas datang, tersangka sudah kabur,” kata Suryanto, Senin (8/3/2021).
Dia menjelaskan, upaya pencarian tidak hanya melibatkan tim dari polsek. Namun demikian, juga mendapatkan bantuan dari jajaran Polsek Gunungkidul. “Tim dari Polda juga naik untuk mencari dan tersangka juga masuk dalam DPO,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Argentina melawan Benin. Lionel Scaloni memprediksi momen itu sangat emosional.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.