WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
llustrasi penjara./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Satu Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Sleman atau Lapas Cebongan kabur, Kamis (10/2/2022). Ia diketahui melarikan diri ketika membantu petugas membuat pos pengamanan, dengan memanfaatkan kelengahan para petugas.
Kepala Lapas Kelas II B Sleman, Kusnan, menjelaskan WBP berinisial JN, warga Temanggung, Jawa Tengah ini kabur pada Kamis (10/2/2022) pukul 11.33 WIB. "Kejadian kemarin hari Kamis sekitar jam 11.48 baru ketahuan, dari cctv pukul 11.33 WIB," ujarnya, Jumat (11/2/2022).
Ia menuturkan waktu kejadian, WBP tersebut sedang bekerja membantu petugas membuat pos pengamanan. Saat itu lah, dengan memanfaatkan kelengahan petugas, JN melarikan diri. Meski demikian ia menegaskan kegiatan itu sebenarnya sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Petugas sudah dengan SOP yaitu ada dua orang petugas yang mengawal. Namun demikian karena memang mungkin yang bersangkutan sudah ada rencana sehingga ketika lengah petugas itulah yang bersangkutan melarikan diri," ungkapnya.
Baca juga: Viral Tahanan Disiksa di Lapas Sleman, Begini Respons Kejaksaan
Pos pengamanan ini terletak di halaman dalam lapas. Ketika jam istirahat, JN meminta izin untuk pergi ke kantin yang ada di dalam lapas, yang berjarak sekitar 20 meter dari tempatnya bekerja. Namun bukannya ke kantin, JN justru kabur.
Berdasarkan pemeriksaan CCTV, JN melarikan diri dibantu oleh seorang rekannya di luar lapas yang sudah menjemputnya menggunakan motor. Dari rekaman CCTV, rekannya ini disebutkan seorang perempuan. Setelah berhasil keluar, keduanya kabur ke arah utara.
Ia menyebut JN tersangkut kasus Pasal 351 KUHP yaitu penganiayaan dengan kurungan dua tahun enam bulan. Saat ini JN sudah menjalani hukuman satu tahun lebih. JN ini juga memiliki keahlian di bidang pertukangan, sehingga karena rajin selama ini dan punya keahlian, JN dibon untuk bekerja.
"Sampai saat ini tim kami sedang bergerak menuju titik-titik yang sudah kami investigasi baik dari polisi juga. Atas bantuan polisi kami juga bergerak sampai saat ini. Kami bertekad untuk menangkap yang bersangkutan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
BPJS Ketenagakerjaan dorong perlindungan pekerja DIY, terutama sektor informal, lewat program murah mulai Rp8.400 per bulan.
IHSG naik 2,07% ke 6.007,65 dipimpin saham DSSA, AMMN, dan BBCA dengan kapitalisasi pasar tembus Rp10.547 triliun.
Aksi demo di Bundaran HI dan DPR/MPR ganggu rute Transjakarta, sejumlah koridor dialihkan dan dihentikan sementara.
Rupiah menguat ke Rp17.865 per dolar AS didorong sentimen damai AS-Iran dan stabilitas domestik jelang rapat BI.
Ekonom ingatkan risiko pergeseran ke BBM subsidi usai Pertamax naik. Pemerintah diminta jaga subsidi tepat sasaran.