Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Beredar informasi dugaan kekerasan dialami tahanan titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman di Lapas Sleman. Pelakunya diduga oknum kejaksaan. Terkait hal itu Kejari Sleman membantahnya.
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Sleman, Andika Romadona mengatakan setelah mengetahui informasi yang beredar di media sosial tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman Bambang Marsana langsung memanggil para pengawal tahanan. "Hasil penelusuran di internal, para pengawal secara tegas menyatakan tidak ada kekerasan seperti yang diisukan itu," kata Andika, Senin (22/11/2021).
Dia memastikan, setiap tahanan yang sudah diterima Kejari diperlakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditentukan kejaksaan. Menurut Andika setelah tersangka dan barang bukti diterima dari penyidik di Polres atau Polsek, Kejari langsung menitipkan tahanan tersebut ke Rutan atau Lapas yang ada di wilayah DIY.
BACA JUGA: Baru Kenal Cowok di Medsos Langsung Percaya, Mahasiswi Ini Malah Kemalingan Motor
Penitipan tahanan, katanya sesuai dengan kasus yang dihadapi tahanan. Bila terkait kriminal umum, maka dititipkan di lapas kelas II B Sleman (lapas Cebongan). Begitu juga bila tahanan perkara Narkotika, Psikotropika atau obat-obatan maka dititipkan ke Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta (Lapas Pakem).
"Kalau tahanan perempuan dititipkan ke Lapas perempuan yang berada di Wonosari (Gunungkidul). Dengan demikian, untuk pengamanan, perawatan, kesehatan dan sebagainya, sudah menjadi tanggungan dari masing-masing Lembaga Permasyarakatan," katanya.
Ia mengatakan kejaksaan tetap tunduk dengan ketentuan yang berlaku di lapas sehingga tidak mungkin ada oknum kejaksaan yang melakukan tindak kekerasan terhadap tahanan. Sebab pengawasan dilakukan secara berlapis. "Tahanan keluar masuk juga melalui prosedur yang ketat. Jadi kami tidak mengetahui itu informasi dari siapa?" katanya.
Pendamping Korban Kekerasan Lapas yang juga Pegiat dan Aktivis HAM Anggara Adiyaksa juga tidak mengetahui informasi tersebut. Anggara awalnya memang ingin ke Kejari Sleman untuk mengirim surat permohonan perlindungan terhadap tahanan titipan Kejaksaan yang masih ada di Lapas Narkotika.
"Kami memohon agat kejaksaan ikut melindungi tahanan titipan agar ke depan kekerasan terhadap tahanan dan narapidana bisa dihentikan," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Veda Ega Pratama menjalani Q1 Moto3 Aragon 2026 pada Sabtu sore. Pebalap asal Gunungkidul wajib masuk empat besar untuk lolos ke Q2 dan memperbaiki posisi start
Jepang resmi memasuki musim flu 2026 lebih awal. Sebanyak 4.094 kasus terdeteksi dalam sepekan, menjadikannya awal musim flu tercepat kedua sejak 1999.
Komdigi menjembatani Yogi dengan Telkomsat dan Starlink agar penyediaan internet di Mentawai dapat dilakukan secara legal dan berizin.
Truk dump kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Sabtu pagi. Sopir dan penumpang luka setelah truk menabrak tiang telepon dan masuk parit.
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.