Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Ilustrasi SD./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, BANTUL--Siapa bilang di era digital dan serba modern ini, biaya sekolah ikut-ikutan mahal. Sekolah di Tegallayang, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak ini misalnya.
SD Muhammadiyah Tegallayang 1 Caturharjo hingga masih menerapkan skema infak sebagai sumber pembiayaan sekolah. Murid-murid tidak dikenakan biaya khusus, melainkan diperkenankan membayar infak seikhlasnya.
"Enggak ada [promo potongan khusus], kami juga enggak ada SPP kok. Kan sekolah di perdesaan enggak ada pungutan-pungutan," ujar Kepala SD Muhammadiyah Tegallayang 1, Umi Salamah, Rabu (1/6).
BACA JUGA: Viral Pengunjung Gumuk Pasir Diminta Bayar Rp100.000, Bupati Perintahkan Investigasi
Selama sekolah di SD Muhammadiyah Tegallayang 1 siswa dibebaskan dari iuran sekolah atau SPP hanya ada infak itu pun sukarela. Biaya lainnya seperti daftar ulang pun tidak ada di SD Muhammadiyah Tegallayang 1. "Tidak ada [biaya], hanya infak sukarela. Daftar ulang tidak, seragam juga mereka beli sendiri," terangnya.
Infak yang ada menurut Umi sedikit membantu sekolah. "Memang dari kebijakan SD sendiri, kan di sekitarnya banyak SD negeri. Kalau banyak pungutan, nanti enggak dapat murid," kata dia.
Setiap tahunnya, jumlah calon peserta didik yang mendaftar ke SD Muhammadiyah Tegallayang 1 beragam. Tahun lalu dari kuota 28 siswa, baru terisi 23 anak saja. Namun di tahun yang lain, jumlah pendaftar membeludak dari kuota sampai sekolah membuka kelas paralel menjadi dua kelas.
Pada tahun ini , sejumlah wali murid disebutkan Umi sudah ancang-ancang hendak mendaftarkan anaknya ke SD Muhammadiyah Tegallayang 1. Dia berharap tahun ini jumlah pendaftar bisa mencapai dua kelas. "Sekitar 20 orang sudah nitip-nitip akta," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.