Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X akhirnya berkomentar soal penangkapan mantan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti.
Sultan menilai Haryadi telah melanggar janjinya sebagai Wali Kota yang baru beberapa hari pensiun namun terindikasi korupsi. Sultan meminta kepada pihak yang terlibat dalam kasus tersebut untuk menjalani proses hukum yang berlaku.
BACA JUGA: Soal Polemik Apartemen Royal Kedaton, Ini Kata Lurah Pringgokusuman
Menurutnya Haryadi telah melanggar janjinya sebagai Wali Kota Jogja yang menandatangani pakta integritas. "Dihadapi saja proses hukum itu kalau memang melakukan, karena Mas Haryadi telah melanggar janjinya sendiri. Karena kan sudah menandatangani pakta integritas, kan gitu. Jadi ya berproses seperti itu ya dilakukan dengan baik saja," ucap Sultan di Kepatihan, Senin (6/6/2022).
Sultan menyayangkan proses transaksi suap hingga berujung operasi tangkap tangan (OTT) tersebut dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota. Padahal Haryadi sudah purnatugas.
"Hanya masalahnya beliau sudah pensiun kenapa pertemuan ada di rumah dinas Balai Kota yang sebetulnya dia kan sudah tidak berada di situ. Ini hanya teknis memang, yang penting kan persoalannya itu," ucap Sultan.
Sebagaimana disampaikan KPK pada Jumat (3/6/2022) bahwa transaksi suap itu dilakukan di rumah dinas Wali Kota. Uang itu diberikan oleh Vice President Real Estate PT SA Tbk, Oon Nusihono kepada Triyanto yang juga Sekretaris Pribadi Haryadi.
Sultan menilai penangkapan itu sebagai tindakan konsisten KPK dalam memberantas korupsi. "Berarti KPK konsisten karena melanggar pakta integritas ya berproses hukum. Kalau masalahnya kan saya enggak tahu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.
Waspadai pinjol ilegal dan spam. Simak 3 cara blokir nomor HP tak dikenal di Android, iPhone, dan GetContact. Lindungi saldo rekening Anda