Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Ilustrasi sapi/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Para petugas dikonsentrasikan untuk menvaksin ternak di sekitar lereng Merapi dengan prioritas sapi perah seperti Pakem, Cangkringan dan Turi, Kabupaten Sleman.
Bahkan, selama proses vaksinasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman sementara menutup Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
"Pelaksanaan vaksin PMK [penyakit mulut dan kuku] sejauh ini tidak mudah. Ada sejumlah kendala terutama di kandang komunal," kata Kepala DP3 Sleman, Suparmono, Selasa (28/6/2022).
Pemberian vaksinasi PMK tahap pertama untuk 3.100 ekor ternak di Sleman ditarget selesai pekan ini.
Hingga kini, tercatat sebanyak 1.200 ekor ternak yang sudah divaksin PMK.
Dia mencontohkan, saat dilakukan survei semua ternak di kandang terlihat dalam keadaan sehat dan tidak ada yang sakit. Tetapi, ketika masuk jadwal vaksinasi ternyata didapati sasaran vaksin memiliki gejala PMK.
"Jadi harus dipastikan, ternak yang disuntik vaksin adalah ternak sehat. Kalau ada satu ternak yang bergejala PMK, maka petugas akan pindah ke kandang lainnya," katanya.
Selain itu, dalam satu kandang komunal tidak semua diisi oleh sapi perah yang menjadi prioritas sasaran vaksin saat ini.
"Ada juga dalam satu kandang komunal sapi potong. Ya terpaksa kami usulkan ke DIY agar bisa divaksin juga demi efektivitas vaksinasi," katanya.
Di samping itu, lanjut dia, masih ada peternak yang takut sapinya disuntik vaksin PMK. Ketakutan dan kekhawatiran tersebut dinilai wajar dan DP3 akan memberikan edukasi dan informasi kepada peternak.
Edukasi akan terus berikan DP3 kepada para peternak agar tidak ada penolakan pemberian vaksin PMK.
"Itu [penolakan] seperti awal-awal vaksinasi Covid-19. Pokoknya, semua kendala yang muncul di lapangan akan kami tangani agar pelaksanaan vaksinasi ini berjalan sesuai target," katanya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan alokasi vaksin sebanyak 3.100 dosis pada tahap pertama ini dinilai kurang atau jauh dari kebutuhan saat ini.
Pasalnya, kata Kustini, di Sleman terdapat sebanyak 90.000 hewan ternak yang perlu divaksin PMK. "Makanya kami akan meminta kembali tambahan vaksin PMK. Kami akan minta terus, untuk ternak sapi perah," kata dia.
Berdasarkan data DP3, hingga kini jumlah ternak di Sleman yang terpapar PMK sebanyak 3.609 kasus, 116 sembuh, 8 dipotong paksa, dan 52 ekor mati. Ternak yang mati disebut sebagai anakan atau pedet. Kasus aktif PMK saat ini masih di atas 3400 an ekor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.