Tiga Kandidat Sekda Sleman Sudah Final, Menunggu Keputusan Sultan
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Komunitas Gerakan Pancasila memberikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Indonesia pada Pilpres 2024 mendatang, Sabtu (10/6)
Harianjogja.com, JOGJA- Ganjar Pranowo disebut sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Indonesia. Untuk itu, Gerakan Pancasila meminta Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mengusung Ganjar sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
Ketua Dewan Pengarah Gerakan Pancasila Joko Kanigoro mengatakan pilihan Gubernur Jawa Tengah sebagai calon presiden mendatang didasarkan dengan perhitungan matang. Dari berbagai bakal calon presiden, Gerakan Pancasila menilai Ganjar merupakan sosok yang paling mendekati ideal.
"Sebab, beliau sosok yang religius tetapi juga plural. Pak Ganjar merupakan sosok yang sangat Pancasilais," jelasnya dalam konsolidasi Gerakan Pancasila di Jogja, Sabtu (9/7/2022).
Prestasi Ganjar selama dua periode menjadi Gubernur Jawa Tengah, lanjut Joko, jika dihitung hanya berdasarkan (pembangunan) fisik banyak yang mengatakan tanpa prestasi. Namun di luar itu, Ganjar disebut sukses menata birokrasi maupun masyarakat (non fisik).
Baca juga: Teman Baik Meninggal Dunia, Ganjar Pranowo: Mudah-mudahan Husnulkhatimah
Terbukti, katanya, masyarakat Jawa Tengah hidup guyub rukun dengan semangat gotong royong yang tinggi. "Ganjar sukses menata Jawa Tengah berdasarkan budaya, kultur yang ada di masyarakat. Ganjar paham betul dengan kondisi budaya masing-masing masyarakatnya. Itu bisa dipraktikkan di Indonesia yang multikultur,” katanya.
Dari beragam pertimbangan itu, lanjut Joko, Gerakan Pancasila bertekad mengusung Ganjar maju sebagai capres. Pada akhir tahun ini, mereka akan meminta waktu untuk bertemu Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. "Kami akan meminta agar ibu Mega mau mengusung Ganjar sebagai capres. Pak Ganjar juga merupakan kader PDIP," katanya.
Sekjen Gerakan Pancasila Muhammad Syamsul Hadi mengatakan Komunitas Gerakan Pancasila memahami sistem perpolitikan Indonesia menganut sistem Presidential threshold. Artinya, pencapresan seseorang harus dilakukan melalui partai politik.
"Kami akan segera menyusun agenda selanjutnya untuk bertemu bu Mega dan memberikan pertimbangan terkait situasi yang berkembang dari arus bawah. Agar ibu Mega memberikan amanat kepada Ganjar Pranowo untuk berkontestasi dalam pemilihan Presiden 2024," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.