Sambut Usia Tujuh Dekade, Asuransi Astra Luncurkan Tiga Inovasi Terbaru
Bagi Asuransi Astra, tujuh dekade bukan sekadar penanda waktu, melainkan perjalanan penuh makna dalam menjaga kepercayaan dan memberikan ketenangan pelanggan
Aktivitas MPLS di SD Muhammadiyah Miliran Jogja./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Miliran Jogja menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari, mulai Rabu-Jumat (13-15/7/2022). Seremonial penyambutan MPLS disampaikan dalam empat bahasa.
Dalam MPLS, seluruh murid diajak untuk mengenal lingkungan sekolah masing-masing serta jenjang kelas kelas ditempuh ditempuh Tahun Ajaran 2022/2023.
BACA JUGA: UNISA Yogyakarta Milad ke-31, Rektor Paparkan Capaian Kerja
Kepala SD Muhammadiyah Miliran Jogja, Arif Rahman Hakim mengatakan MPLS tahun ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan secara tatap muka setelah dua tahun sebelumnya digelar daring akibat pandemi Covid-19.
"Tahun ini untuk kelas I, kami punya satu rombongan belajar dengan jumlah 27 murid," kata Arif.
Dia menjelaskan, di sekolah itu seluruh murid wajib mengikuti MPLS mulai dari jenjang kelas satu sampai kelas enam. Selama tiga hari mereka nantinya akan mengikuti kegiatan itu di pagi hari secara bersama-sama dengan bentuk apel pagi kemudian dilanjutkan dengan wali kelas masing-masing di dalam kelas.
"Pada hari terakhir, nanti murid akan kami ajak menonton film anak sebagai bentuk motivasi dan juga makan bakso bersama hasil dari daging olahan dari hari Iduladha," ujar dia.
Pada hari pertama MPLS, murid disambut dengan seremonial kata-kata penyambutan dari empat bahasa yang dibacakan oleh murid sekolah itu. Keempat bahasa itu yakni bahasa Arab, Inggris, Jepang dan bahasa Indonesia.
BACA JUGA: Profesor Imam Robandi Silaturahmi di SD Muhammadiyah Miliran
Para murid kelas I juga dibagikan bunga masing-masing satu tangkai. Harapannya murid bisa menempuh pendidikan di sekolah itu sampai lulus.
SD Muhammadiyah Miliran memilih untuk menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang berbeda untuk jadi daya tarik bagi para murid. Kebetulan di sekolah itu terdapat guru lulusan bahasa Jepang.
Bahasa itu kemudian diikutsertakan dalam program ekstrakurikuler sekolah. "Saya juga kebetulan pernah terpilih jadi salah satu kepala sekolah yang ikut studi banding ke Jepang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bagi Asuransi Astra, tujuh dekade bukan sekadar penanda waktu, melainkan perjalanan penuh makna dalam menjaga kepercayaan dan memberikan ketenangan pelanggan
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
Basarnas mencari tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Sigi, Sulteng, setelah kehabisan logistik makanan.
India dan China sepakat mengupayakan penyelesaian sengketa perbatasan serta menjaga perdamaian dan ketenangan di kawasan Himalaya.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.