Advertisement

SD Muhammadiyah Miliran Gelar Wisuda Kelulusan

Media Digital
Senin, 13 Juni 2022 - 09:47 WIB
Budi Cahyana
SD Muhammadiyah Miliran Gelar Wisuda Kelulusan Wisuda SD Muhamadiyah Miliran di Hotel Tjokro Style, Sabtu (11/6/2022). - Harian Jogja

Advertisement

JOGJA—SD Muhammadiyah Miliran Kota Jogja secara resmi menggelar kegiatan Akhirussanah dan wisuda kelas 6 di Hotel Tjokro Style, Sabtu (11/6/2022). Mereka menyelesaikan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) pada Mei lalu. Komitmen menjaga ilmu dan amal yang sudah diperoleh selama enam tahun diteguhkan dalam acara tersebut.

Kepala SD Muhammadiyah Miliran Arif Rahman Hakim menyebut di mana pun siswanya melanjutkan jenjang pendidikan, mereka tetap berkewajiban menjalankan ilmu dan amal yang sudah dimiliki. “Baik di sekolah negeri atau swasta, tetap harus ingat dan hormat dengan bapak-ibu guru yang sudah mendidik selama enam tahun,” katanya.

Dalam wisuda tersebut juga diisi penampilan tiga bahasa yang dilakukan para siswa SD Muhammadiyah Miliran. Ada yang menyampaikan secara lisan sekaligus diterjemahkan sehingga audiens memahami artinya. Terdiri atas Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Penguasaan tiga bahasa yang dilakukan para siswa itu cukup menarik perhatian para audiens.

"Di sekolah kami sudah memiliki laboratorium bahasa, ada kurikulum tiga bahasa yang secara khusus diberikan ke siswa. Semua ada pengajarnya, yaitu Inggris, Arab dan Jepang," ujarnya.

Wisuda tersebut dihadiri Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jogja Moch. Muzani. Dalam sambutannya, Muzani menyebut kunci kesuksesan seseorang yang harus diamalkan alumni SD Muhammadiyah Miliran adalah ikhtiar dan tawakal. “Di dalam proses itu harus ada usaha dan doanya untuk mencapai kesuksesan,” kata Muzani. 

Dia berharap pada siswa wisudawan untuk terus menjalankan nilai-nilai kemuhammadiyahan yang sudah diperoleh selama enam tahun belajar.

Ia mengapresiasi SD Muhammadiyah Miliran yang terus inovatif dalam dunia pendidikan. “Program unggulan tiga bahasa ini sangat inovatif dengan tuntutan globalisasi,” katanya. 

Ia berharap agar program tersebut menghasilkan anak-anak yang mampu melanjutkan jenjang pendidikan ke negara penutur masing-masing bahasa yang dipelajari. (ADV)

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogjapolitan | 3 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Viral Unggahan JKT48 Dilecehkan di Mal Solo, Gibran Geram

News
| Minggu, 03 Juli 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement