Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Anggota paskibra Gunungkisul saat berlatih untuk pengibaran bendera di Alun-Alun Wonosari, Senin (8/8/2022)./
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Gunungkidul tetap menjalani latihan, meski upacara detik-detik proklamasi di daerah ditiadakan. Pasalnya, upacara peringatan dilaksanakan secara terpusat di Istana Negara dan diikuti secara virtual di seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, sudah menerima edaran dari Surat Sekretaris Negara No.B-737/M/S/TU.00.04/08/2022 tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022. Sesuai dengan edaran ini, maka peringatan detik-detik proklamasi di daerah ditiadakan karena terpusat di Istana Negara.
“Nanti di daerah akan mengikuti secara virtual,” kata Supriyanto kepada wartawan, Senin (8/8/2022).
Dia menjelaskan, ketiadaan upacara detik-detik proklamasi di daerah tidak menghalangi persiapan yang dilakukan oleh 72 anggota paskibra di Gunungkidul. Pasalnya, pelatihan terus dilakukan karena upacara peringatan tetap dilaksankaan, meski waktunya tidak bersamaan dengan peringatan detik-detik proklamasi.
“Jadi upacara peringatan HUT RI di kabupaten tetap diselenggarakan pada pukul 07.00 WIB. Rencananya juga ada pengibaran bendera oleh anggota paskibra,” katanya.
Kepala Bidang Kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Purnomo Sumardamto, menambahkan sejak 6 Agustus lalu, sebanyak 72 anggota paskibra Gunungkidul telah menjalani karantina di Balai Diklat miliki Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).
“Rencananya karantina berlangsung hingga 18 Agustus mendatang,” kata Damto, sapaan akrabnya.
Dia menjelaskan, selama karantina berlangsung, anggota paskibra terus berlatih mematang tugas pengibar bendera dalam upacara peringatan yang diselenggarakan di kabupaten. Kebijakan meniadakan upacara detik-detik prokalamsi di daerah bukan menjadi masalah karena di Gunungkidul tetap menyelenggarakan upacara.
“Tetap upacara, tapi pelaksanaannya tidak dibarengkan saat detik-detik proklamasi. Sebab, upayacara di daerah diselenggarakan lebih dahulu,” katanya.
Dia berharap kepada anggota paskibra untuk tetap fokus latihan sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Latihan dilaksanakan di Alun-Alun Wonosari. Setelah selesai akan kembali ke lokasi karantina yang telah disediakan hingga tugasnya berakhir,” kata Damto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.