30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Bupati Bantul Joko Budi Purnomo (tengah) berbincang dengan seorang penjual kuliner di Ganjuran Food Court, Jumat (12/8/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL — Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo berharap keberadaan Ganjuran Food Court bisa menghidupkan perekonomian warga sekitar wilayah Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul.
Menurutnya, Ganjuran Food Court menjadi salah satu pusat kuliner di Bantul yang sangat representatif dan mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai kalangan khususnya warga Bantul bagian selatan.
“Saya berharap agar Ganjuran Food Court bisa terus dikembangkan sehingga harapannya bisa menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Bantul. Sehingga nantinya bisa turut berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat Bantul,” kata Bupati seusai membuka Ganjuran Food Court di Jalan Ganjuran, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, Jumat (12/8/2022)
Lokasi Ganjuran Food Court berada di Jalan Ganjuran, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul atau sekitar 100 meter dari Jalan Samas dan sekitar 300 meter dari Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) atau Gereja Ganjuran.
BACA JUGA: Terima Rp2,1 Miliar, Danais di Kalurahan Pleret Terserap 95%
Ada 16 stan kuliner yang disediakan dengan menghadirkan berbagai makanan mulai dari mides, bakso, lotek, pempek, ayam geprek, ayam goreng, nasi goreng, roti bakar, dan berbagai aneka makanan serta minuman. Selain stan kuliner juga tersedia ruang pertemuan yang bisa menampung sekitar 100 orang, ada toilet, dan juga fasilitas WiFi gratis.
Selain itu berbagai titik sekitar Ganjuran Food Court yang memiliki keluasan sekitar 2.000 meter persegi itu juga bagus dan instagramable yang cocok bagi anak-anak muda untuk nongkrong terutama pada sore hari hingga malam hari. Karena itu Ganjuran Food Court ini buka mulai pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB.
“Saya kira ini adalah sesuatu yang sangat bagus bisa jadi wisata kuliner, dan semoga tempat ini sukses dan ke depannya bisa memberikan kontribusi yang bagus bagi masyarakat di Kabupaten Bantul,” ujar Joko.
Pemilik Ganjuran Food Court, Istri Yuliani mengatakan Ganjuran Food Court merupakan salah satu pusat kuliner yang berada di wilayah Bambanglipuro. Pusat kuliner tersebut didirikan secara swadaya dan merupakan salah satu upayanya untuk menggerakkan perekonomian di wilayah sekitar tempat tinggalnya.
“Setiap stan kuliner yang berada tempat ini merupakan usaha-usaha UMKM milik masyarakat di wilayah Sumbermulyo dan sekitarnya,” kata Yuliani.
Dalam mengembangkan pusat kuliner itu, Yuliani mengaku tidak membebankan biaya sewa kepada para pemilik usaha, namun dijalankan dengan sistem bagi hasil keuntungan antara pemilik usaha sebesar 80% dan pemilik lahan sebesar 20%. “Yang jelas misi kami mendirikan Ganjuran Food Court ini adalah ingin membantu warga sekitar khususnya yang memiliki UMKM,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
DPRD DIY mengingatkan warga berhati-hati menyerahkan fotokopi KTP saat Pilur untuk mencegah risiko penyalahgunaan data pribadi.