Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (baju merah) saat memimpin pemasangan ribuan bendera di wisata Sawahkerjo di Kalurahan Genjahan, Ponjong, Gunungkidul. Minggu (14/8/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, Gunungkidul – DPC PDI Perjuangan Gunungkidul ikut menyemarakkan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 dengan memasang 1.200 bendera. Adapun lokasi pemasangan berada di destinasi wisata Sawahkerjo di Dusun Genjahan I, Genjahan, Ponjong.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pemasangan 1.200 bendera di Sawahkerjo merupakan bagian dari program pemasangan 10 juta bendera oleh Presiden RI, Jokowi. “Kami ikut menyemarakkan dan untuk ikut memasang bendera-bendera ini. lokasinya ada di jalan raya dan area persawahan di Sawahkerjo,” kata Endah kepada wartawan, Minggu (14/8/2022).
Dia menjelaskan, pemasangan bendera tidak untuk menyemarakkan peringatan Kemerdekaan RI, tapi juga sebagai suatu simbol bangkitnya masyarakat setelah terkena dampak dari pandemi Covid-19. Diharapkan dengan momen ini bisa menjadi penyemangat dalam berbagai aspek mulai dari pemulihan ekonomi atau berbagai kegiatan di masyarakat.
“Banyak cara mulai dari pertanian, ekonomi kreatif dan lain sebagainya. Tujuannya satu, untuk bisa tumbuh dan menjadi tangguh,” katanya.
Baca juga: Catat! Ini 5 Aturan Pasang Bendera Merah Putih yang Benar
Selain itu, pemasangan bendera juga untuk membangkitkan semangat generasi muda akan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Lokasi di Sawahkerjo dipilih karena banyak didatangi anak-anak muda pada sore hari untuk bermain serta menikmati kuliner yang disediakan warga sekitar.
“Jadi harapannya mampu meningkatkan spirit nasionalisme, khususnya para generasi muda,” katanya.
Salah seorang pengunjung di wisata Sawahkerjo, Satriya mengaku senang dengan pemasangan ribuan bendera di area persawahan. Pasalnya, selain untuk memperingati hari kemerdekaan, juga menambah keindahan alam di kawasan Sawahkerjo. “Jadi lebih meriah karena tidak hanya hamparan sawah yang ditanami padi, juga ada warna-warni bendera merah putih yang menghiasi,” katanya.
Ia pun mengaku senang dengan pemandangan ini. Namun, Satriya menilai, peringatan kemerdekaan adalah suatu momen untuk refleksi agar bisa menjadi lebih baik lagi. “Setiap warga berhak merayakannya dengan cara masing-masing. Semarak kemerdekaan juga sudah terlihat dimana-mana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.