Penataan Sirip Malioboro Mulai Dibahas Pekan Depan
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Perwakilan tujuh perguruan tinggi di DIY seusai penandatanganan MoU dengan KPU RI, Jumat (19/8/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak tujuh perguruan tinggi di DIY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk turut menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Nantinya Perguruan Tinggi ini akan membantu KPU dengan bidang dan kompetensinya masing-masing.
Ketujuh kampus yang menandatangani MoU masing-masing adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (UIN), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY), Institut Seni Indonesia (ISI), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Islam Indonesia (UII).
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan dalam menyelenggarakan Pemilu KPU tidak bisa bekerja sendirian. Oleh karena itu KPU menggandeng beberapa pihak termasuk perguruan tinggi.
Dia menjelaskan keterlibatan pihak kampus khususnya mahasiswa akan menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu khususnya Ad hoc. Nantinya kampus akan memiliki skema modelnya masing-masing. "Bentuknya bisa Kuliah Kerja Nyata [KKN] berbasis tematik tertentu Pemilu atau yang lain di kampus ada Merdeka Belajar Kampus Merdeka [MBKM] tetapi bagaimana penyesuaian skemanya modelnya dari pihak kampus," ujarnya, Jumat (19/8/2022).
BACA JUGA: Ada Gelanggang Expo di UGM
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan mengatakan kehadiran mahasiswa di DIY tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga perlu pelibatan dalam kegiatan Kepemiluan. Pada 2024 mendatang sinergi bisa dilakukan dengan beberapa kampus. "Sosialisasi dan kegiatan lain melibatkan mahasiswa sebagai penyelenggara Pemilu. Ini potensi besar Pemilu 2024 dapat bersinergi, pendataan pemilih, sosialisasi dan yang lain," ucapnya.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Siswantoyo mengatakan MoU ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terkait dengan pengabdian pada masyarakat.
"Ini jadi gayung bersambut dengan apa yang sudah kami lakukan di kampus dengan berbagai skema kebijakan dari kementerian juga. Baik dengan program MBKM maupun KKN tematik. Pengabdian kolaborasi pada dosen, mahasiswa, dan masyarakat," ujar dia.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sukamta mengatakan setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan Pemilu. Pertama adalah data pemilih, teknologi informasi atau IT, dan selanjutnya pengawasan. "Saya gembira kampus dilibatkan. Kesempatan ini akan jadi sarana mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan cara mendidik dengan baik khususnya pendidikan politiknya," paparnya.
Menurutnya, UMY telah melakukan beberapa upaya dalam mencerdaskan peserta didiknya dalam politik, salah satunya dengan mengadakan pelatihan pemilih 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.