KPI 2026 Hasilkan Janji Publik, Pemda Sepakat Perkuat Pendidikan
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
Para tenaga laboratorium saat mendapatkan penjelasan terkait spektrofotometri. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Spektrofotometer merupakan alat yang populer di dunia laboratorium farmasi. Seorang pekerja laboratorium farmasi atau laboran di sejumlah kampus tidak saja dituntut mampu mengoperasikan alat ini, namun juga harus memiliki bekal melakukan maintenance.
Secara umum spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu objek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan.
Terkait pentingnya spektrofotometri UV-Vis ini, Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melatih semua staf laboratorium yang dimiliki untuk dapat melakukan perbaikan terhadap alat tersebut serta melakukan kalibrasi. Kegiatan ini melibatkan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) UGM digelar di Hotel MM UGM.
Dosen MIPA UGM Ahmad Kusumaatmaja mengatakan spektrofotometri UV-Vis telah menjadi salah satu teknik spektroskopi absorpsi yang banyak dimanfaatkan. Hal ini karena relatif sederhana dan praktis digunakan dalam berbagai jenis analisis. Peralatan ini membantu dan memperlancar dalam analisis, kelengkapan fasilitas peralatan harus mampu memberikan manfaat besar bagi laboratorium untuk menghasilkan data yang valid.
Baca juga: Susi Pudjiastuti, Hary Tanoe dan Airlangga Bertemu Bahas Pemilu 2024
“Spektrofotometer ini interaksi antara radiasi dengan bahan [sampel] yang dimana mengamati interaksinya dengan radiasi gelombang elektromagnetik. Spektrofotometer secara kuantitatif untuk menentukan jumlah kandungan bahan pada sampel, sedangkan secara kualitatif untuk mengidentifikasi struktur kimia dari sampel,” katanya dalam rilis yang diterima, Selasa (24/8/2022).
Dosen Farmasi UAD Nina Salamah menambahkan selain teori, para staf laboratorium juga diberikan bekal perawatan dan kalibrasi alat spektrofotometer serta difasilitasi dengan praktik langsung. Mulai dari pembersihan alat dan pembaharuannya.
“Diberikan pemahaman misalnya dalam keadaan tidak dipakai alat harus ditutup dengan vinyl cover, alat dibersihkan dari debu setelah pemakaian dan bersihkan bagian lekukan dengan sikat pembersih lensa. Dilakukan renewing the desiccant untuk menjaga dari embun terhadap optik dan komponen elektronik sehingga tidak mengganggu performa alat maka silika gel harus dalam keadaan kering dan berwarna biru,” katanya.
Adapun dalam pengkalibrasian alat, dilakukan untuk menentukan hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur dengan nilai yang direalisasikan oleh standar. Beberapa alat yang dicontohkan yaitu kalibrasi timbangan, kalibrasi mikrometer dan kalibrasi termometer.
“Melalui kegiatan ini harapannya dapat meningkatkan kemampuan para staf dalam menggunakan peralatan spektrofotometer UV-Vis yang lebih maju, menguji untuk kerja peralatan dan kalibrasinya,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
KWT Sleman dilatih mengembangkan pangan fungsional berbasis pandan dan cabai menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga.