Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi pertunjukan keroncong/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Sebuah pertunjukan kesenian Keroncong Pesisiran Mataraman digelar di Pantai Samas pada Sabtu (3/9/2022) sore hingga malam hari. Kegiatan ini untuk memperkuat branding destinasi pariwisata di Kabupaten Bantul.
“Kegiatan ini memiliki tujuan utama memperkuat branding destinasi pariwisata Kabupaten Bantul kepada publik, terutama para pelaku wisata, baik perorangan maupun organisasi melalui potensi seni yang ada. Melalui kegiatan ini pula diharapkan destinasi wisata di Bantul tetap menjadi top of mind wisatawan luas,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, belum lama ini.
Target Keroncong Pesisiran adalah masyarakat umum sebagai calon wisatawan, pelaku seni musik di Bantul, dan para penikmat seni musik, khususnya kalangan millenial.
Baca juga: Sudah Resmi Naik, Ini Harga Terbaru Pertalite, Solar, hingga Pertamax
Keroncong milenial menampilkan dua grup band keroncong potensi Bantul dari Sekolah Menengah Musik dan keroncong asli Bantul Kawula Alit. Kemudian band keroncong pengiring Paksi Katon Band dan band keroncong sekelasnya serta bintang tamu utama dari Bantul sekelas nasional.
Dilansir dari Wikipedia, berikut ini alat musik yang dimainkan dalam genre musik keroncong:
- ukulele cuk, berdawai 3 (nilon): sebagai alat musik utama yang menyuarakan crong - crong sehingga disebut keroncong
- ukulele cak, berdawai 4 (baja): ketika alat musik lainnya memainkan tangga nada C, cak bermain pada tangga nada F
- gitar akustik: sebagai gitar melodi, dimainkan dengan gaya kontrapuntis (anti melodi)
- selo: betot menggantikan kendang, dalam keroncong dimainkan secara khas dipetik/pizzicato
- kontrabas (menggantikan gong): bas yang dipetik
- biola (menggantikan rebab)
- flute (mengantikan suling bambu)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.