LPG 3 Kg Terancam Langka, Pertamina Minta Warga Beli di Pangkalan
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman
SLEMAN-Pemerintah bakal menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Khusus untuk Kabupaten Sleman, Bansos BBM diperkirakan akan mulai disalurkan pada 6 September 2022 mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Sub Koordinator Pemberdayaan Sosial Dinsos Sleman, Feri Istanto. Dia menyebut sampai saat ini belum ada tanggal pastinya.
"Untuk rencana penyaluran di Sleman menurut informasi dari PT Pos akan dimulai Selasa tanggal 6 [6 September 2022]. Informasinya, Pos sedang menyalurkan untuk Kota Jogjakarta," ucapnya saat dihubungi Harian Jogja, Minggu (4/9/2022).
Sejauh ini Dinsos Sleman belum menerima data pasti berapa total penerima manfaat Bansos BBM. Dia menjelaskan mengenai data penerima nantinya akan masuk ke PT Pos.
Sebagai gambaran Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 di Sleman sebelumnya menyasar 39.426 penerima manfaat. Sementara penerima Bansos Reguler sembako atau Program Keluarga Harapan (PKH) ada 83.921.
Baca juga: Merasa Diprank Lagi, Begini Komentar Warganet soal Kenaikan Harga BBM
"Kami belum tahu, penerima BLT [Bantuan Langsung Tunai] BBM ini penerima Bansos reguler atau Bansos khusus Covid-19," jelasnya.
Agar penerima Bansos bisa lebih tepat sasaran beberapa upaya telah dilakukan. Seperti melakukan evaluasi data penerima Bansos reguler PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berlangsung setiap bulan.
"Evaluasi dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKSNG) yang disediakan oleh Kemensos," lanjutnya.
Kepala Dinsos Sleman, Eko Suhargono mengatakan data sementara berdasarkan koordinasi dengan PT Pos Kantor Besar Yogyakarta jumlah penerimanya sekitar 87.000-an. Tapi belum ada jumlah pasti dan waktu pasti kapan penyaluran akan dimulai.
Baca juga: Merasa Diprank Lagi, Begini Komentar Warganet soal Kenaikan Harga BBM
"Masih sementara [datanya] saya koordinasi Sabtu kemarin dengan PT Pos Kantor Besar Yogyakarta masih 87.000-an," ucapnya.
Evaluasi
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan, Dinsos Sleman, Arif Wibowo mengatakan agar lebih tepat sasaran evaluasi terus dilakukan. Dinsos Sleman menerima usulan dari dukuh dan kalurahan jika ada data penerima yang telah meninggal atau tidak layak.
"Kami usulkan untuk penghapusan bagi penerima yang sudah meninggal atau tidak layak. Atas usulan dari bawah baik dukuh maupun perangkat kalurahan sesuai peraturan yang berlaku," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Bansos BBM akan disalurkan dua tahap pada September dan Desember masing-masing senilai Rp300.000.
Harian Jogja masih mencoba menghubungi Kantor Pos Besar Yogyakarta untuk memastikan jumlah penerima dan jadwal penyalurannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.