30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL — Sebanyak empat jabatan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantul masih kosong. Untuk mengisinya, Pemkab Bantul akan membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama untuk mengisi posisi yang kosong di keempat OPD tersebut.
Keempat jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong tersebut masing-masing adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang merupakan OPD baru; Kepala Dinas Perhubungan yang kosong karena ditinggal Aris Suharyanta yang digeser menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP); tenaga ahli bupati; dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul.
BACA JUGA: Harga BBM Naik, Bagaimana dengan Harga Sembako di Bantul?
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM), Isa Budi Hartomo mengatakan keempat jabatan tinggi pratama tersebut kosong sejak beberapa bulan lalu, karena ada pensiun dan dilakukan pergeseran.
Sehingga untuk mengangkat kembali jabatan tinggi pratama harus lelang. Saat ini pihaknya masih minta rekomendasi untuk melelang jabatan tinggi pratama tersebut ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Targetnya bulan ini proses seleksi dimulai dan harapannya Oktober jabatan tinggi pratama di empat OPD bisa terisi,” kata Isa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Revisi UU LLAJ mengusulkan denda truk ODOL hingga Rp50 miliar dan memperluas pihak yang dapat dikenai sanksi.
Buruh Jogja meminta outsourcing dihapus dan pekerja kontrak dibatasi maksimal satu tahun dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.