Tombol Dashboard Mobil Cepat Rusak, Ini Penyebab yang Sering Terabai
Tombol dashboard mobil bisa cepat rusak akibat panas, debu, dan tumpahan cairan. Kenali penyebabnya agar terhindar dari biaya perbaikan mahal.
Suasana pelantikan 7 jabatan tinggi pimpinan pratama (kepala dinas) di lingkungan Pemkab Bantul di Pendopo Kantor Bupati Bantul, Senin (26/2/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menggeser posisi 7 jabatan tinggi pimpinan pratama (kepala dinas) di lingkungan Pemkab Bantul. Pergeseran tersebut adalah hal yang biasa di lingkungan Pemkab Bantul, utamanya untuk pejabat yang telah lima tahun menjabat.
“Ini kan, pelaksanaan dari norma kepegawaian yang ada. Apalagi yang sudah lima tahun memang harus dilakukan pergeseran di OPD yang satu rumpun,” kata Halim seusai melakukan pelantikan di pendopo Kantor Bupati Bantul, Senin (26/2/2024) siang.
Adapun ketujuh kepala dinas yang digeser di antaranya adalah Hermawan Setiaji dari Inspektur Daerah Bantul menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul; Fenty Yusdayati dari Kepala Bagian Perencanaan Daerah (Bappeda) Bantul menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul; Nugroho Eko Setyanto dari Kepala Dinas Kebudayaaan menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul; serta Bambang Purwadi dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul.
Selain itu, Kwintarto Heru Prabowo dari Kepala Dinas Pariwisata menjadi Kepala Disdukcapil Bantul; Ari Budi Nugroho dari Kepala DLH Bantul menjadi Kepala Bappeda Bantul; dan Isdarmoko dari Kepala Disdikpora Bantul menjadi Inspektur Daerah Bantul.
Adanya pergeseran tujuh kepala dinas, menurut Halim, bukan tanpa menyisakan persoalan. Sebab, ada dua jabatan kepala dinas yang harus kosong dan akan diisi oleh Pejabat Pelaksana (Plt). “Untuk posisi Kepala Dinas Pariwisata, nanti Pak Kwintarto akan menjadi Plt-nya. Sedangkan posisi Kepala Dinas Kebudayaan, yang jadi Plt-nya pak Sekdin, yakni Slamet Pamuji. Sementara akan seperti ini sampai terlantik kepala dinas definitifnya,” papar Halim.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Bantul, Isa Budihartomo mengaku telah menyiapkan lelang jabatan untuk mengisi posisi Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Kebudayaan. “Kami langsung siapkan lelang. Target sebulan, nanti sudah terisi. Sejumlah persiapan pun tengah kami lakukan untuk lelang jabatan tersebut,” kata Isa.
BACA JUGA: Bupati Gunungkidul Segera Lelang Jabatan Eselon II Awal Tahun Depan
Selain dua posisi kepala dinas yang kosong, diakui oleh Isa, tahun ini cukup banyak posisi kepala dinas yang akan kosong, karena kepala dinas yang ada akan pensiun. Setidaknya ada sebanyak 6 pejabat setingkat kepala dinas akan pensiun pada tahun ini.
Keenam pejabat yang akan pensiun tersebut adalah Isdarmoko [inspektur daerah], Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala serta Tata Sasana) Bantul, Suprianto; Staf Ahli Bupati Yuswarseno; Kepala Dinas PUPKP Bantul, Aris Suharyanto; Kepala Dinas UMKM Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Agus Sulistyana; dan Asisten Administrasi Umum Setda Bantul, Pulung Haryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tombol dashboard mobil bisa cepat rusak akibat panas, debu, dan tumpahan cairan. Kenali penyebabnya agar terhindar dari biaya perbaikan mahal.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.