Antisipasi Kekeringan, DIY Andalkan Varietas Padi Tahan Kering
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Ketua Umum Riyanto (kiri) dan Pengurus Bidang Teknis Pertandingan Listiya Budhi (kanan) di Cangkringan, Sleman, Selasa (6/9/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
SLEMAN—Persatuan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) Yogyakarta mengukuhkan pengurus baru periode 2022-2027. Ketua Umum dijabat oleh Riyanto, Ketua I Subiyono, dan Ketua II Soegino. HP Daryono dan Djoko Setiawan menjabat sebagai Sekretaris, lalu Bendahara dijabat Franky P Amarhoseya dan Waluyadi.
Ketua Umum Riyanto mengatakan kepengurusan ini bertujuan terus menjalin silaturahmi dan memajukan golf. Jumlah anggota Perpesi Yogyakarta saat ini sebanyak 275 orang.
Perpesi Yogyakarta menurutnya aktif mengikuti segala pertandingan dan event baik nasional dan internasional. Sebelum pandemi Covid-19, Perpesi mengikuti event sampai ke Asia Tenggara.
"Kami mengikuti segala pertandingan dan event. Dari struktur lama enggak banyak yang berubah, mereka yang sudah jarang datang yang tua hanya ada pengganti," ucapnya di Lap Golf Cangkringan, Selasa (6/9/2022).
Kegiatan dari Perpesi ada yang berdasarkan kalender nasional dan regional. Berdasarkan kalender nasional, turnamen bisa digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Makassar, Batam, dan lainnya. Turnamen berdasarkan kalender regional yakni di Magelang, Jogja, Solo, Semarang, dan lainnya.
"Yang lokal namanya golf bareng, kami dua bulan tiga bulan, ada 17-an, hari raya, tahun baru," paparnya.
Menurutnya selama pandemi Covid-19 kemarin kegiatan Perpesi justru tidak terdampak, bahkan semakin masif. Sebab, kegiatannya ada di luar ruangan sehingga tidak terjadi penularan.
"Jadi tidak begitu terpengaruh malah semakin masif. Saya heran masif sekali enggak ada yang kena Covid-19," ucapnya.
Perpesi Yogyakarta punya kegiatan lain di luar golf, yakni membuat perkumpulan karawitan. Ketua I Perpesi Subiyono mengatakan latihan karawitan digelar setiap minggu.
Bahkan perkumpulan karawitan Perpesi sudah tampil sekitar lima kali di stasiun televisi. Pesertanya ada 12 orang, sudah tua-tua namun masih semangat.
"Kami mendirikan perkumpulan karawitan, Perpesi Yogyakarta kami setiap minggu latihan," ucapnya.
Awal mula pembentukan perkumpulan karawitan ini adalah di 2012 saat di lapangan beberapa anggota Perpesi menyanyikan tembang Jawa. Melihat potensi yang ada dibentuklah perkumpulan karawitan ini.
"Intinya kami mau nguri-uri kabudayan. Sampai saat ini kegiatan masih rutin berlangsung," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 7 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Omzet UMKM di Kabupaten Sleman mencapai Rp3,39 triliun. Lebih dari separuh omzet terkonsentrasi di lima kapanewon, dengan Ngaglik menjadi penyumbang terbesar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 7 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.