Cuaca DIY Hari Ini: Jogja, Sleman, Bantul Berpotensi Hujan Petir
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Sejumlah kader Partai Ummat DIY menggelar aksi di depan kantor partai tersebut tepatnya di Jalan Ngeksigondo, Kotagede, Kota Jogja, Selasa (6/9/2022). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Partai besutan politikus Amien Rais menggelar aksi protes kenaikan bahan bakar minyak (BBM) melalui demonstrasi yang digelar di depan Kantor DPW Partai Ummat DIY, Jalan Ngeksigondo, Kotagede, Kota Jogja, Selasa (6/9/2022) sore. Para kader membentangkan spanduk menolak kenaikan BBM.
Selain para pengurus harian, aksi itu diikuti dari organisasi sayap terdiri atas Garda Ummat dan Permata Ummat dari kalangan emak-emak. Para kader secara bergantian menyampaikan aspirasi lewat orasi hingga puisi penolakan kenaikan harga BBM. Adapun sepanduk yang dibentangkan berbunyi Menolak Kenaikan BBM dengan Alasan Apapun. Dua spanduk serupa juga tampak dibentangkan di Jalan Ngeksigondo tepatnya depan bekas kantor DPW PAN DIY itu.
“Meminta kepada pemerintah khususnya Bapak Presiden Joko Widodo untuk mencabut keputusan atas kenaikan harga BBM tersebut,” kata Ketua DPW Partai Ummat DIY Dwi Kuswantoro, Selasa (6/9/2022).
Ia menilai keputusan pemerintah tidak memiliki kepedulian terhadap kondisi rakyat saat ini yang baru saja terpuruk ekonominya akibat pandemi Covid-19, utamanya para pelaku UMKM. Alasan pemerintah menaikkan harga BBM karena beban subsidi yang terus meningkat seiring dengan adanya krisis global, dinilai tidak relevan.
“Kalaupun pemerintah merasa keberatan atas anggaran subsidi untuk rakyat, hentikan saja proyek ambisius seperti pembangunan Ibu Kota Negara dan proyek infrastruktur lainnya yang tidak bersifat mendesak dibutuhkan,” katanya.
Di sisi lain, kata dia, pemberian bantuan berupa bantuan langsung tunai atas kenaikan BBM tidak sebanding dengan beban yang ditimbulkan yang berdampak kepada kenaikan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat setiap harinya.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab Bantul Siapkan Refocusing Anggaran
Sekretaris DPW Partai Ummat DIY Iriawan Argo Widodo menyatakan jika pemerintah tidak mencabut kenaikan harga BBM, maka akan mengajak seluruh elemen masyarakat, ormas hingga parpol dan organisasi sipil untuk menyuarakan aspirasi lewat jalur konstitusional. Selain itu partainya memberikan dukungan terhadap pihak yang akan menggelar aksi turun ke jalan dalam skala besar.
“Prinsipnya kami mendukung komponen masyarakat yang melakukan aksi turun ke jalan, dari kader Partai Ummat melalui sayap partai juga siap untuk mengerahkan massa aksi. Untuk sementara saat ini kami menyampaikan aspirasi dengan spanduk dan orasi di depan kantor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.