MER-C Yogyakarta Resmikan Gedung Sekretariat dan Peringati 27 Tahun Kiprah Kemanusiaan
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Porda dan Peparda DIY 2022./Istimewa
SLEMAN—Sejarah baru terukir dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY 2022 yang akan ditutup, Jumat (9/9/2022) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Tuan rumah Kabupaten Sleman sukses mempertahankan gelar juara umum.
Gelar juara umum sebelumnya telah diraih Sleman pada Porda DIY 2017 di Kabupaten Bantul dan 2019 di Kota Jogja.
Hingga Kamis (8/9/2022) malam, raihan medali emas Sleman tak lagi terkejar. Menurut perhitungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman, medali emas Sleman sudah tembus hingga 162 keping dan terpaut jauh dari Bantul maupun Kota Jogja sebagai pesaing.
Dengan hanya menyisakan dua nomor lomba di panjat tebing lead mix dan sepakbola putra yang berlangsung Jumat (9/9/2022) pagi ini, Sleman tak bisa lagi disalip dalam perburuan medali emas.
Ketua Umum KONI Sleman, Joko Hastaryo, di Kantor KONI Sleman menegaskan raihan medali emas Sleman sudah tak lagi terkejar.
Ia pun bersyukur, karena apa yang dicita-citakan Sleman pada Porda XVI DIY 2022 ini dapat tercapai. Sleman dapat hattrick juara Porda DIY.
"Kami mengucapkan terimakasih pada seluruh atlet, ofisial, pelatih, pengurus cabang olahraga dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Sleman bisa kembali mempertahankan juara umum serta hattrick," tambahnya.
Joko Hastaryo menambahkan, dengan keluarnya Sleman sebagai juara umum pada Porda XVI DIY 2022, Sleman memecahkan mitos. Sebab di empat gelaran Porda DIY sebelumnya, tuan rumah selalu gagal meraih gelar juara umum.
"Kami memecahkan mitos, jika tuan rumah selalu gagal juara umum di empat gelaran Porda DIY sebelumnya. Kami menegaskan mitos itu tidak benar. Saat ini, kami sedang hitung-hitungan soal penghargaan bagi para atlet," ujar Joko Hastaryo. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).
PSIM Jogja menghadirkan season pass untuk 17 laga kandang Super League 2026/2027, dengan harga mulai Rp925.000.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.
Konservasi di Indonesia dinilai masih meminggirkan masyarakat adat. Isu ini dibahas dalam Peoples’ Conservation Summit 2026 di Jogja.