Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Seorang pengendara motor saat melintas di JJLS yang berada di kawasan Kapanewon Rongkop. foto diambil 6 Januari 2022 lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Penanda keistimewaan DIY rencananya dibangun di kawasan Kelok 18 Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) atau Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang berada di perbatasan Bantul dan Gunungkidul. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan pengembangan ekonomi selatan DIY.
Kabid Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri menjelaskan pembangunan JJLS saat ini menunjukkan perkembangan signifikan. Jika tidak ada kendala, pada 2024 Kelok 18 akan selesai dibangun sehingga Jalur Pansela di DIY secara keseluruhan akan tersambung.
Pemda DIY merencanakan penanda keistimewaan di sekitar kawasan Kelok 18. Penanda keistimewaan kemungkinan butuh lahan cukup luas sehingga tidak akan dibangun di titik Kelok 18
Meski demikian, belum ada desain pasti mengenai wacana membangun penanda keistimewaan di JJLS. Penanda ini akan menarik bagi wisatawan yang melalui jalur tersebut.
“Penandanya seperti apa belum ada desainnya. Cuma wacananya berada sekitar Kelok 18. Bentuknya seperti apa, akan dibuat apa, belum ada kepastian,” ujarnya.
Kwaryantini memastikan pembebasan lahan Kelok 18 telah dirampungkan Dinas PUP ESDM DIY. Proyek tersebut saat ini masih dalam tahap lelang dan selanjutnya akan dibangun Dirjen Bina Marga.
“Kelok 18 pembebasan lahan sudah selesai, untuk konstruksi ranahnya pemerintah pusat. Sempat ada perubahan desain, sehingga butuh lahan tambahan. Di 2022 ini tahap kedua pengadaan lahan, tahap pertama 2017. Untuk 2022 ada pembebasan 43 bidang luas sekitar 3,5 hektare, kalau total dengan yang 2017 sekitar 15 hektare,” katanya.
Dinas PUP ESDM DIY juga sedang menuntaskan kekurangan pembebasan lahan di Planjang, Saptosari, Gunungkidul yang masih tersisa 600 meter. Lahan JJLS yang belum dibebaskan ini ditaksir pada tahun ini dan dibebaskan pada 2023.
BACA JUGA: Begini Skenario Melindungi Prambanan dari Gempuran Investasi di Exit Toll
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sesuai dengan visi misi Gubernur DIY periode 2022-2027, pengembangan kawasan selatan masih menjadi fokus. JJLS diharapkan dapat meningkatkan perekonomian sisi selatan DIY.
“Selain memudahkan transportasi serta pengiriman logistik antar daerah dan antar kabupaten, JJLS juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga karena akan banyak wisata berkembang di kawasan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.