Harga Sapi Impor Naik, Untungkan Peternak Tapi Ancam Populasi Nasional
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Polisi dan sukarelawan gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Progo Minggu (11/9/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO — Berniat mencari ikan di Sungai Progo, seorang pemuda bernama Ariska Nur Buntoro, 22, justru terseret arus sungai tersebut. Tim sukarelawan hingga kini masih mencari keberadaan korban yang hanyut saat hendak menyeberangi sungai.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menerangkan peristiwa itu terjadi di Sungai Progo, tepatnya di Padukuhan Kamijoro, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Minggu (11/9/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Mulanya korban hendak mencari ikan di Sungai Progo bersama tiga temannya yaitu MDN, 21; AR, 22; dan SB, 16. Keempat warga Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo itu pun turun di kawasan bendungan Kamijoro untuk mencari ikan dengan cara menggogoh menggunakan tangan di pinggir Sungai Progo tepatnya di bagian sebelah timur.
"Sesampainya di TKP, keempatnya hendak menyeberang ke arah barat. Namun, ketika sampai di tengah sungai, keempatnya hanyut karena derasnya arus. Ketiga teman korban berhasil sampai pinggir sungai sedangkan korban hanyut dan tenggelam," terangnya.
BACA JUGA: Pernguatan Moderasi Agama di Kulonprogo Hadapi Sejumlah Tantangan
Ketiga teman korban yang selamat lantas pulang dan menyampaikan kejadian ini kepada warga dan Polsek Lendah. Laporan diterima Polsek Lendah sekitar pukul 08.30 WIB atau setengah jam pascakejadian.
Setelah mendapat laporan anggota piket dari Polsek Lendah yang dipimpin oleh Kapolsek Lendah AKP Agus Dwi Sumarsongko menuju TKP dan berkoordinasi dengan BPBD Kulonprogo, SAR Brimob Sentolo dan sejumlah pihak lainnya.
Hingga Minggu sekitar pukul 17.10 WIB, pencarian korban masih belum membuahkan hasil. "Setelah di lakukan pencarian oleh tim gabungan BPBD, SAR dan sukarelawan sampai saat ini korban belum diketemukan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.