Profil Irjen Ahrie Sonta, Mantan Ajudan Prabowo Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Lantai 1 Sleman City Hall (SCH), Rabu (28/9/2022). /Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Vaksinasi Covid-19 di berbagai wilayah di DIY terus berjalan meski WHO mengisyaratkan pandemi segera berakhir. Cakupan vaksinasi menjadi salah satu syarat penting dalam memutuskan pencabutan pandemi Covid-19.
Berdasarkan data vaksinasi DIY per Selasa (27/9/2022), capaian vaksinasi dosis pertama di DIY sebanyak 3,4 juta (107,8%), dosis kedua 3,17 juta (99,83%) dan booster di angka 1,2 juta orang atau 42,22%. Adapun untuk booster kedua di DIY masih 25.524 orang dari kalangan tenaga kesehatan.
Persentase capaian booster pertama untuk Kota Jogja sudah di atas 100% tepatnya 102,8%, disusul Sleman 46,66%, Gunungkidul 36,71%, Bantul 26,63% dan Kulonprogo di angka 28,99%. Para pelaku vaksinasi di lapangan memastikan sentra vaksinasi terus dibuka untuk memperluas cakupan booster pertama, meskipun kondisi pandemi mereda.
“Sampai saat ini vaksinasi terus berjalan meski pun ada pernyataan dari WHO terkait akhir pandemi yang sudah di depan mata. Setiap hari ada di beberapa sentra di DIY, kami bekerja sama dengan dinas kesehatan. Pagi ini ada di SCH dan beberapa kalurahan serta fasyankes,” kata Koordinator Vaksinasi Binda DIY Adi Riyanto, Rabu (28/9/2022).
Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menambahkan penambahan kasus harian Covid-19 DIY saat ini tergolong landai. Pada Selasa kemarin bertambah 33 kasus dengan kasus aktif sebanyak 586 dan positivity rate 2,56%. Ia memastikan vaksinasi di wilayah DIY terus digencarkan untuk memperluas cakupan warga yang telah diberikan booster.
“Sampai hari ini booster pertama DIY di angka 43,22 persen, sehingga sentra vaksinasi terus dibuka untuk masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Waspada! Ini Ragam Modus Penyalahgunaan Tanah Desa di Jogja
Sebelumnya, epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama menyatakan WHO telah menyatakan pandemi Covid-19 akan menuju akhir. Hal ini tidak lepas dari capaian vaksinasi di berbagai negara termasuk Indonesia yang terus meningkat.
Indonesia tergolong baik program vaksinasinya, meski masih memiliki pekerjaan rumah untuk vaksinasi lansia dosis lengkap dan booster untuk masyarakat umum. Ia menyarankan masyarakat tetap mematuhui protokol kesehatan.
“Kalau sekarang mungkin lepas masker hanya di outdoor, kalau indoor sebaiknya jangan dulu kecuali kalau sedang makan. Kalau capaian vaksinasi di seluruh Indonesia sudah lebih dari 80 persen merata, lansia mendekati 100 persen, populasi umum di atas 80 persen dari total penduduk ya, kita perlahan bisa lepas masker,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
IHSG ditutup naik 15,48 poin ke level 4.919,77 setelah investor merespons positif hasil pemilu midterm AS.
Foto Gibran diturunkan saat audiensi Forum Kebangsaan DIY di DPRD DIY. Dewan menyebut aksi itu spontanitas peserta, bukan inisiatif mereka.
Sebanyak 11.129 peserta BPJS PBI Kulonprogo dinonaktifkan pada November 2026. Pemkab menyiapkan anggaran Rp19,8 miliar untuk jaminan kesehatan warga miskin.
Peserta KB aktif di Kota Jogja naik 9,54% hingga September 2026. Penggunaan MAL tumbuh 80,95% dibandingkan Desember 2025.
Puskesmas Girimulyo II Kulonprogo melayani hingga 150 pasien per hari saat imunisasi, tetapi masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan.