Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SLEMAN—Polisi mengungkap identitas mayat yang ditemukan mengapung di saluran irigasi, di Desa Ambarketawang, Gamping, Sleman Minggu (9/10/2022) malam lalu. Jenazah diketahui terpeleset dan meninggal di saluran irigasi tersebut.
Kapolsek Gamping, Kompol B. Muryanto, menjelaskan jenazah adalah Z, 62, warga asal Semarang, Jawa Tengah. Z adalah seorang pengemudi truk ekspedisi, yang sebelum kejadian diketahui sedang berada di gudang wilayah Ambarketawang untuk menurunkan barang kiriman.
“Almarhum ditelepon keponakannya karena ada family yang di Semarang meninggal dunia. Almarhum rencana mau pulang ke Semarang untuk menghadiri pemakaman saudaranya. Almarhum berniat pulang naik bus ke arah Semarang sendirian,” ujarnya, Selasa (11/10/2022).
Korban ditelepon pada Sabtu (8/10/2022) dan hendak pulang pada hari yang sama. Dari gudang tersebut, korban berjalan ke arah timur untuk mencari bus. Sesampainya di sebelah utara pintu gerbang SPBU Ambarketawang, ada aliran irigasi yang waktu itu sedang deras aliran airnya.
“Almarhum terpleset dan jatuh dengan posisi tengkurap dan tidak ada yang melihat. Lebar irigasi sekitar 90 cm. Korban terbawa aliran tersebut hingga sejauh 886 meter ke arah barat dan masuk gorong-gorong ke arah selatan,” ungkapnya.
Jenazah Z baru ditemukan oleh seorang saksi pada Minggu (9/10/2022) pukul 19.30 WIB. Mendapat laporan tersebut, polisi pun mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah dibawa ke RSUP Dr. Sardjito untuk diidentifikasi. Hari berikutnya, keluarga korban sudah mengikuti oleh TKP ulang dan memastikan korban adalah Z.
BACA JUGA: Cupu Panjala di Gunungkidul Dibuka, Ada 49 Gambar yang Muncul
Ia mengatakan keluarga korban yakin jika Z meninggal memang karena musibah dan tidak menginginkan adanya autopsi. Keluarga pun telah mendatangi jenazah di RSUP Dr Sardijto dan membawa pulang ke Semarang untuk dimakamkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan oleh seorang saksi, Tuslano, 52, warga asal Pandak Bantul, yang saat itu sedang beristirahat di atas jembatan saluran irigasi. “tiba-tiba melintas sesosok mayat yang hanyut di saluran air,” ujarnya.
Aliran air saat itu sedang cukup deras. Maka Tuslano pun segera memberitahukan satpam yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Kedua orang itu lantas menyusuri saluran irigasi tersebut ke arah selatan dan menemukan mayat tersebut tersangkut di ranting pohon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kemenkes menyebut 3 juta warga terpapar asap karhutla. Masyarakat diminta memakai masker dan rutin memantau kualitas udara.
Kontroversi Ha Young menyeret The Long Shot Trial. Lebih dari 90% syuting rampung, tetapi SBS belum menentukan nasib drama.
kebakaran Desa Adat Sade menjadi refleksi NTB untuk memperkuat mitigasi bencana dan membangun destinasi wisata berkelanjutan.
BPKN menyoroti hak konsumen penerbangan yang terdampak karhutla, mulai dari pembatalan, perubahan jadwal hingga mekanisme refund.
Klaten International Motocross 2026 diikuti 125 rider nasional dan internasional sekaligus mendorong sport tourism serta ekonomi lokal.