Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas, mengambang di saluran irigasi di kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Minggu (9/10/20220 malam.
Kapolsek Gamping, Kompol B. Muryanto, menjelaskan mayat tanpa identitas tersebut ditemukan sekira pukul 19.50 WIB. Ia memastikan mayat tersebut bukan warga setempat dan berdsarkan ciri-ciri fisiknya diperkirakan berumur sekitar 50 tahun.
Ia menceritakan sesosok mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi, Tuslano, 52, warga asal Pandak Bantul, yang saat itu sedang beristirahat di atas jembatan saluran irigasi. “Tiba-tiba melintas sesosok mayat yang hanyut di saluran air,” ujarnya, Senin (10/10/2022).
Aliran air saat itu sedang cukup deras. Maka Tuslano pun segera memberitahukan satpam yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Kedua orang itu lantas menyusuri saluran irigasi tersebut ke arah selatan dan menemukan mayat tersebut menyangkut ranting pohon.
Baca juga: Kalurahan Didorong Ajukan Program Arsitektur Gaya Yogyakarta
Setelah itu keduanya langsung menghubungi Polsek Gamping untuk evakuasi dan identifikasi mayat tersebut. Petugas mendatangi lokasi bersama tenaga medis dari Puskesmas Gamping. “Hasil pemeriksaan, korban meninggal kurang-lebih tiga hari,” ungkapnya.
Ketika ditemukan, mayat tersebut mengenakan celana warna hitam, baju koko warna merah marun dan tidak mengantongi kartu identitas. Dari pemeriksaan itu, polisi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh mayat.
Adapun penyebab kematian mayat tersebut hingga berita ini diturunkan belum diketahui. Usai dievakuasi, mayat dibawa ke RSUP Dr. Sardjito untuk identifikasi lebih lanjut dan mengetahui penyebab kematiannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.