Advertisement

Temuan Mayat Terkubur di Godean, Polisi Masih Identifikasi

Anisatul Umah
Kamis, 08 September 2022 - 02:37 WIB
Sirojul Khafid
Temuan Mayat Terkubur di Godean, Polisi Masih Identifikasi Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Polisi masih mengidentifikasi temuan mayat di Kalurahan Sidomoyo, Kapanewon Godean, Sleman akhir bulan lalu. Hari ini, Rabu (7/9/2022) jajaran petugas gabungan melakukan pembongkaran makam.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Ronny Prasadana, menjelaskan mayat ini pertama kali ditemukan oleh warga. Kendala dari penemuan kerangka ini lantaran di atas kerangka tersebut ada jenazah Covid-19.

Oleh karena itu koordinasi dilakukan dengan Gugus Covid-19, Bhayangkara, dan instansi terkait lainnya. Saat ini masih dalam proses pengecekan dari identitas korban.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Awalnya temuan warga. Kerangka ini kami cek dulu identitas dan segala macamnya," ucapnya, Rabu (7/9/20222).

BACA JUGA: Harga Sembako Naik, Pedagang Pasar Sleman Keluhkan Sepi Pembeli

Menurutnya sampai saat ini belum ada laporan dari warga terkait kehilangan anggota keluarganya. Sudah dilakukan pengecekan ke Polres dan Polsek. "Hasil pemeriksaan kerangka belum keluar, karena baru diangkat [jenazahnya]," paparnya.

Kepolisian saat ini masih menunggu hasil dari proses identifikasi yang dilakukan oleh kedokteran forensik. "Ditemukan bra dan celana dalam. Itu saja, masih nunggu hasil dari kedokteran," jelasnya.

Salah satu warga, Temu Budiyanto mengatakan saat menggali bersama dua warga lain, ada penemuan kresek. Setelah dicek, ternyata mayat yang sudah dalam bentuk tengkorak.

BACA JUGA: Porda DIY Berjalan Sukses, Sleman Akan Kembangkan Sportourism

Advertisement

"Pas dibuka mayat, adik saya di sebelah selatan dapat tas kresek lagi, isinya tulang, diangkat ada rambutnya," ceritanya.

Di kedalaman 50-60 cm ditemukan jaket warna merah. Mayat tersebut tanpa kain kafan dan posisinya seperti orang duduk. "Kerangka enggak pakai kain kafan dan nggak pakai peti," lanjutnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Banyak Warga Kabur Setelah Seruan Mobilisasi ke Ukraina, Rusia Tak Akan Tutup Perbatasan untuk Cegah Eksodus

News
| Selasa, 27 September 2022, 20:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement