Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
\r\n\r\nAktivitas di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang. Di wilayah ini akan dibangun pelabuhan pendaratan ikan dan proses sudah memasuki tahapan pembebasan lahan. foto diambil 28 Februari 2021-Harian Jogja/David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Penemuan sumber mata air di lingkungan calon dermaga Pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang bukan menjadi masalah. Malahan sumber air tawar ini diklaim dapat mematikan tritip atau hewan-hewan yang menempel di lambung kapal.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Bayu Mukti Sasongka mengatakan, terkait sumber air di lokasi pengerukan calon dermaga tidak akan menghalangi proses pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan di Gesing. Proses pengerukan terus dilakukan karena ditarget di akhir 2021, pembangunan tahap pertama sudah terselesaikan.
“Jalan terus karena sumber air tersebut tidak akan menghalangi proses pembangunan,” kata Bayu, Kamis (13/10/2022).
Menurut dia, nantinya sumber itu akan menjadi aliran biasa di dalam kolam dermaga untuk tempat bersandar kapal. Malahan, Bayu mengklaim aliran di dermaga itu bisa menjadi sarana pembersihan kapal karena tritip atau hewan yang menempel di lambung kapal bisa mati saat terkena air tawar.
Baca juga: Jelajah Kuliner: Gudeg Mbah Harto Gunungkidul, Piye, Enak Gudegku Tho?
“Di Sadeng [Kapanewon Girisubo] malah ada aliran sungai bawah tanah yang mengalir ke lolam perlabuhan. Jadi adanya sumber itu bukan masalah, malah bisa bermanfaat untuk upaya pembersihan kapal di bagian luar,” katanya.
Untuk tahap awal pembangunan mencapai Rp108 miliar yang digunakan membangun fasilitas ini seperti dermaga tempat sandar kapal, kantor syahbandar dan lain sebagainya. Rencananya pembangunan dilanjutkan di tahun depan untuk membangun fasilitas pendukung operasional pelabuhan.
“Tahap satu ditarget selesai di akhir tahun sehingga Gubernur DIY bisa meresmikan operasi PPI Gesing,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, di lokasi pengerukan untuk dermaga Pelabuhan Gesing terdapat dua titik sumber mata air. Dampak dari temuan ini, di sekitar lokasi pengerukan berubah menjadi dana kecil dengan luasan sekitar 500 meter persegi.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan, berdasarkan keterangan dari warga setempat, di sela-sela kegiatan pengerukan menemukan dua titik mata air.
“Pas pembangunan di sisi tebing timur ternyata keluar airnya. Ada dua titik,” kata Wahid, Rabu (12/10/2022).
Menurut dia, air yang keluar bukan berasal dari laut. Pasalnya, jarak lokasi pengerukan dengan pantai masih sekitar 200 meter.
“Informasi dari warga, itu adalah air tawar. Ya kalau memang bisa dimanfaatkan malah bagus karena tinggal koordinasi. Apalagi di lokasi akan menjadi kolam pelabuhan untuk sandar kapal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.