Sikapi Bencana Hidrometeorologi, Warga Perlu Pantau Cuaca lewat Medsos Resmi

Yosef Leon
Yosef Leon Minggu, 16 Oktober 2022 01:07 WIB
Sikapi Bencana Hidrometeorologi, Warga Perlu Pantau Cuaca lewat Medsos Resmi

Sukarelawan kebencanaan mengevakuasi pohon tumbang di wilayah Tempel, Jumat (28/2/2020)./Istimewa-BPBD Sleman\n

Harianjogja.com, JOGJA—Warga diminta memantau perkembangan informasi cuaca lewat media sosial (medsos)) resmi instansi pemantau cuaca dan informasi kebencanaan demi mengantisipasi timbulnya insiden saat memasuki masa rawan bencana hidrometeorologi.

Alasannya, beberapa hari ke depan kondisi cuaca diprediksi terus mengalami hujan dengan intensitas yang beragam.

“Medsos tidak hanya yang untuk senang-senang dan hiburan saja. Kalau cuaca seperti ini ya pantau terus medsos BMKG, Staklim, dan info kebencanaan untuk antisipasi dan kewaspadaan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY, Biwara Yuswantana, Sabtu (15/10/2022).

Kewaspadaan masyarakat dalam kondisi cuaca seperti sekarang harus ekstra. Antisipasi terhadap insiden kebencanaan juga mesti dilakukan secepat dan seoptimal mungkin.

Masyarakat juga diminta mengecek kondisi lingkungan dan area tinggal masing-masing, jika terdapat kondisi yang disinyalir bakal berpotensi menimbulkan bencana harus segera ditangani.

Perda tata ruang yang telah dikeluarkan Pemda DIY telah memetakan area rawan kebencanaan. Kawasan rawan bencana geologi yakni erupsi Merapi, kawasan rawan bencana gempa dan tsunami di selatan pinggir pantai, rawan longsor di pegunungan Menoreh serta Seribu sedangkan banjir seperti di Imogiri, Pundong dan Kretek.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yosef Leon
Yosef Leon Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online