Tak Peduli Exit Toll di Gamping, Sleman Lanjutkan Pemanfaatan Tol untuk Prambanan

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Minggu, 16 Oktober 2022 02:07 WIB
Tak Peduli Exit Toll di Gamping, Sleman Lanjutkan Pemanfaatan Tol untuk Prambanan

Ilustrasi jalan tol./Pixabay

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman akan meneruskan rencana pembangunan transit multifungsi (TMF) di kawasan Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan meski konsep rest area tol Jogja-YIA ada di Kecamatan Gamping.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman Dona Saputra Ginting mengungkapkan konsep TMF yang ada di Bokoharjo berbeda dengan rest area di Gamping.

“TMF nantinya dikelola badan usaha milik desa beserta konsorsium,” ungkapnya, Sabtu (15/10/2022). Realisasi TMF akan diteruskan setelah studi kelayakan sudah disusun pada 2021.

Mengenai rest area Gamping yang dikelola Jogjasolo Marga Makmur, Dona menuturkan lokasi itu bisa dimanfaatkan masyarakat karena di tempat itu akan mengakomodasi usaha mikro kecil menengah lokal.

Selain itu, lokasi rest area yang berada di luar jalur tol juga memungkinkan untuk diakses masyarakat sekitar.

Untuk jalan keluar tol di wilayah Tempel, sebelumnya Pemkab sudah merencanakan membangun TMF tepatnya di Desa Banyurejo. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian lahannya. Sebagai gantinya, Pemkab tengah menyusun Kajian Wisata Kapanewon Tempel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online