Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Juli 2026, Elon Musk Nomor Satu
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Petugas melakukan razia miras, Rabu (19/10/2022)./Istimewa-Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL — Menindaklanjuti insiden tewasnya tiga warga Dusun Kowang, Puton, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul beberapa hari lalu akibat menenggak miras oplisan, enam Polsek di Bantul kompak menggelar razia miras di wilayah mereka masing-masing Rabu, (19/10).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan nyaris seratus botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek serta miras oplosan berhasil disita.
Adapun keenam polsek yang menggelar razia miras tersebut, masing-masing adalah Polsek Kasihan, Polsek Bantul, Polsek Bambanglipuro, Polsek Imogiri, Polsek Jetis, dan Polsek Piyungan.
“Razia miras digelar dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus tindak lanjut atas peristiwa jatuhnya korban jiwa akibat pesta miras beberapa waktu lalu,” kata Jeffry Kamis, (20/10/2022).
BACA JUGA: APBD Perubahan 2022, Rasionalisasi Anggaran Mencapai Rp1,4 Miliar
Dia merinci, sebanyak 28 botol disita Polsek Kasihan; 21 botol disita Polsek Bantul; 21 botol oleh Polsek Bambanglipuro; 10 botol oleh Polsek Imogiri; dan satu botol disita Polsek Piyungan. Sementara Polsek Jetis tidak menemukan satu botol pun.
Tak hanya miras dan miras oplosan, imbuh Jeffry, dalam razia, petuugas juga menyita bahan-bahan miras oplosan seperti alkohol murni, minuman suplemen, dan air galon.
Barang bukti hasil razia tersebut kemudian diangkut ke mapolsek masing-masing untuk selanjutnya dimusnahkan. “Nantinya barang bukti yang sudah disita, akan [kami] musnahkan bersama-sama,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Jetis, AKP Hatta Azharuddin Amrullah, mengatakan pihaknya juga telah menggelar razia di wilayah hukumnya hanya saja tidak dia dapati miras ilegal atau oplosan yang dijual maupun sedang diminum.
“Sudah kami adakan selama dua hari; Selasa [18/10] dan Rabu ini. Hanya saja kami tidak menemukan ada miras yang dijual maupun tengah dikonsumsi,” katanya, Kamis.
Sementara soal insiden meninggalnya tiga warga akibat miras di wilayahnya, Hatta mengaku sedang memeriksa saksi sekaligus korban yang sebelumnya dirawat di RSUD Panembahan Senopati bernama Kasihono.
“Korban yang dirawat di RSUD [Panembahan Senopati] sudah pulang. Sekarang kami sedang memeriksa mereka [Kasihono dan Adam Ardiyansah],” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.