Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ilustrasi vaksinasi sapi positif PMK./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul terus melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Total sudah ada sekitar 18.000 ekor sapi yang disuntik vaksin.
Meski demikian, capaian yang ada masih jauh dari target. Pemerintah Pusat menargetkan vaksinasi sebesar 69% dari populasi ternak sapi di setiap daerah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengatakan populasi sapi di Gunungkidul mencapai 157.000 ekor. Sesuai dengan target dari pemerintah, sasaran vaksin sekitar 108.000 ekor.
“Capaiannya sekarang baru sekitar 18.000an ekor,” katanya, Minggu (23/10/2022).
Menurut dia, vaksinasi PMK terhadap hewan ternak akan terus dilakukan. Apabila tidak bisa terpenuhi di tahun ini, vaksinasi dilanjutkan di 2023.
“Proses jalan terus dan untuk hewan yang sudah divaksin ditandai dengan barcode di bagian kuping. Saat di-scan akan terlihat data ternak dan pemiliknya,” katanya.
Wibawanti mengakui stok vaksin tidak ada masalah karena hingga sekaang masih memiliki persediaan sebanyak 205.000 dosis. Total hingga sekarang ada 1.302 hewan ternak terindikasi PMK. Dari jumlah ini, yang dinyatakan sembuh sebanyak 611 ekor, 19 ekor mati dan 12 ekor dilakukan pemotongan paksa.
“Untuk potong paksa, dagingnya masih bisa dikonsumsi. Tapi, untuk bagian kepala, jeroan dan kaki harus dikubur karena sudah terserang virus,” katanya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul Retno Widiastuti mengatakan upaya pencegahan terus dilakukan. Terlebih lagi, hingga sekarang Gunungkidul masih berstatus zona merah. “Pencegahan bisa dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di area kandang secara rutin,” katanya.
Retno menjelaskan jawatannya menerjunkan 27 petugas. Jumlah ini terdiri dari PNS dokter hewan struktural 6 orang, fungsional lapangan 16 orang dan paramedik 5 orang. “Memang ada kendala. Salah satunya luasan wilayah menjadi catatan, tapi upaya penananganan dan penanggulangan terus dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.
Hasil UEFA Nations League 2026/2027: Belgia menang 3-0 atas Türkiye, Polandia 6-0 Rumania, Prancis ditahan Italia 1-1.