6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Petugas puskesmas hewan saat memberikan vaksin PMK kepada hewan ternak di Butuh, Patalan, Jetis belum lama ini. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mengintensifkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak sejak awal Januari 2026. Langkah ini menjadi upaya utama pemerintah daerah dalam menekan penyebaran virus yang sempat menyerang sejumlah hewan ternak di wilayah tersebut.
Vaksinasi gratis telah menjangkau delapan kapanewon dengan ribuan hewan menerima suntikan tahap pertama. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bantul, Novriyeni, merinci pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.
Di Kapanewon Pundong, sebanyak 75 ekor sapi menerima vaksin. Wilayah Imogiri mencatat 87 ekor sapi, 145 ekor domba, serta 18 ekor kambing telah divaksin. Sementara di Pajangan, vaksinasi menjangkau 11 ekor sapi, 299 ekor domba, dan 9 ekor kambing.
Pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan di Pleret dengan sasaran 69 ekor sapi, 78 ekor domba, dan 4 ekor kambing. Di Piyungan, sebanyak 65 ekor sapi, 168 ekor domba, serta 48 ekor kambing telah menerima vaksin. Kapanewon Pandak mencatat vaksinasi terhadap 49 ekor sapi, 103 ekor domba, dan 3 ekor kambing.
Sementara itu, di Jetis tercatat 87 ekor sapi telah mendapatkan vaksin PMK. Di Kasihan, vaksinasi menjangkau 64 ekor sapi dan 156 ekor domba.
“Hingga saat ini terdapat 23 ekor ternak yang sempat terjangkit PMK. Dari jumlah tersebut, 12 ekor sudah sembuh, dua ekor mati, dan sembilan ekor masih dalam proses penanganan,” ujar Novriyeni, Jumat (30/1/2026).
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, menegaskan vaksinasi PMK diberikan secara cuma-cuma kepada peternak sebagai bentuk perlindungan dini terhadap kesehatan hewan ternak. Program tahap pertama dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Maret 2026 dengan total 6.000 dosis vaksin yang disiapkan.
“Vaksinasi bertujuan membentuk kekebalan tubuh ternak agar tidak mudah terinfeksi PMK. Sasaran kami adalah ternak sehat, ternak baru lahir, serta ternak yang sebelumnya telah divaksin karena perlindungan PMK tidak cukup hanya satu kali penyuntikan,” jelasnya.
DKPP Bantul berharap melalui vaksinasi berkelanjutan ini, angka kasus PMK dapat ditekan secara signifikan sekaligus menjaga produktivitas dan keberlangsungan usaha peternakan di Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.