Ciptakan Semangat Kolaboratif Melalui Penanaman Mangrove
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Ketua DPRD Gunungkidul saat menggelar reses di Kalurahan Genjahan, Ponjong dengan warga. Foto 13 Oktober 2022. - Istimewa
Harianjogja.com, Gunungkidul—Anggota DPRD Gunungkidul melaksanakan reses sebanyak tiga kali dalam satu tahun. Kegiatan turun ke daerah konstituen merupakan salah satu sarana untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Herry Sukaswadi mengatakan, kegiatan anggota dewan tidak hanya di lingkup gedung DPRD, namun ada juga kegiatan di luar masa sidang. Kegiatan ini digelar dengan menyelenggarakan reses.
Menurut dia, masa reses diatur dalam tata tertib DPRD. Selain itu, pelaksanaannya juga sudah melalui pembahasan di Badan Musyawarah.
“Setahun ada tiga kali masa sidang. Di sela-sela sidang itu ada reses, sehingga dalam setahun juga ada tiga kali turun ke konstituen,” kata Herry kepada Harianjogja.com, Senin (24/10/2022).
Ia menjelaskan, reses pertama dilaksanakan rentang waktu Ferbruari-Maret; kedua dilaksankaan antara Juni-Juli. Sedangkan reses terakhir diagendakan pada Oktober-November.
Menurut dia, dalam pelaksanaan reses sertiap anggota dewan dibekali anggaran reses. Dana ini dipergunakan untuk penyokong kegiatan mulai dari konsumsi hingga akomodasi peserta reses.
Selain itu, ada aturan lain yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan reses. Salah satunya sekali reses diselenggarakan enam kali pertemuan dengan warga.
“Setelah itu juga harus membuat laporan pertanggungjawaban yang diserahkan ke kesekretarian sebagai bukti telah menggelar reses. Sebab, kegiatan ini nantinya juga harus melalui proses audit dari Badan Pemeriksa Keuangan [BPK],” kata Herry.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, kegiatan reses yang dilaksanakan anggota dewan memiliki banyak arti penting. Selain untuk menjalin tali silahturahmi dengan warga konstituen di daerah pemilihan masing-masing, juga untuk penyerapan aspirasi.
Ia tidak menampik dalam pertemuan dengan warga ini banyak keluhan dan aduan yang muncul yang disuarakan dari peserta reses. Pengaduan yang muncul mulai dari masalah jalan rusak, pertanian hingga lampu penerangan jalan umum.
Sebagai bagian dari penyerapan aspirasi, setiap dewan memiliki tanggungjawab moral dan politik untuk menindaklanjutnya. Berbagai aduan yang muncul akan dicatat, untuk kemudian dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD. Setelah masuk akan direalisasikan dalam program kerja yang diberikan ke masyarakat.
“Jadi kegiatan tidak hanya dari pemkab. Sebab, dari reses bisa menyerap aspirasi tentang berbagai keluhan warga, kemudian dituangkan dalam pokok-pokok pikiran yang selanjutnya diperjuangkan untuk menjadi program kerja prioritas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.