WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Pekerjaan borepile dan box underpass (BUP) tol Jogja-Bawen di beberapa titik seperti di Kapanewon Mlati, Seyegan, Tempel, akhir pekan lalu./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—SDN Banyurejo 1 dipastikan tidak perlu direlokasi akibat pembangunan Tol Jogja Bawen. Sekolah tidak perlu pindah berkat rekayasa teknik pada pembangunan jalan tol di Kecamatan Tempel.
Humas PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Danindra Ghuasmoro, menjelaskan rekayasa teknis diperkirakan berupa MSE Wall, yakni bangunan dinding penahan tanah.
Rekayasa teknis MSE Wall dapat mengurangi lebar kaki timbunan tanah yang terkena SDN Banyurejo 1, sehingga tidak perlu relokasi. “Rekayasa teknik agar tidak diperlukan relokasi bangunan sekolah,” ujarnya, Kamis (3/11/2022).
Sebelum adanya rencana rekayasa teknis, SDN Banyurejo 1 terkena timbunan badan jalan Tol Jogja Solo. Sekolah semula akan direlokasi di lahan tak jauh dari lokasi saat ini. Walau tidak direlokasi, kegiatan siswa SDN Banyurejo 1 menurutnya tetap akan terganggu oleh proses pembangunan. “Siswa sudah pasti terganggu, tetapi sudah ada koordinasi dari kontraktor dengan sekolah untuk meminimalkan polusi udara dan polusi suara,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, mengatakan justru belum mendapat informasi resmi terkait rencana ini. “Mohon maaf kami belum mendapat informasi resmi. Namun dengan pembatalan [relokasi] ini kami bersyukur,” ungkapnya.
BACA JUGA: Cerita Penemuan Harta Karun Emas Kuno di Jalur Tol Jogja Solo
Dengan tidak direlokasinya SDN Banyurejo 1, menurutnya pembelajaran siswa juga tidak perlu terganggu. Guna mengantisipasi gangguan pembangunan tol yang berjarak tak jauh dari sekolah, ia akan berkoordinasi dengan sekolah untuk mencari solusinya.
“Nanti kami komunikasikan dengan pihak sekolah korwil [koordinatir wilayah], bagaimana supaya pembelajaran itu tidak terganggu dengan masalah pembangunan. Nanti akan kami pelajari, cari solusinya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.