Masyarakat Diajak Meningkatkan Penghasilan dengan Budi Daya Bawang
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Pemasangan CCTV di Sekretariat dan Lingkungan Pasar Bantengan/Ist
Guna menyukseskan kegiatan PbM (Pengabdian bagi Masyarakat), tim pengabdian dari UPN “Veteran” Yogyakarta melakukan pendampingan kepada pengelola pasar Bantengan Wonocatur, Banguntapan Bantul. Pengelola pasar Bantengan adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Wonocatur. Pasar Bantengan hingga saat ini jumlah pedagang yang berjualan sampai246 orang.
Adapun keadaan kios pedangang pasar Bantengan terdiri dari 40 kios permanen dan 150 kios semi permanen dan tidak permanen. Untuk keberadaan titik usaha selain kios-kios di atas, terdapat juga pedagang tanpa kios. Mereka berjualan di pinggir jalan.
Dikarenakan cukup padatnya pedagang dan masyarakat pembeli, sementara mereka bertransaksi sebagian besar di pinggir jalan, maka munculah permasalahan lalu litas, keamanan, sampah dan masalah lainnya.
Dalam rangka menuju pasar digital, pasar tradisional seperti pasar Bantengan, telah berbenah untuk mengikuti perkembangan teknologi digital, agar para pedagang, khusunya yang mempunyai kios-kios permanen, dapat mengembangkan usaha mereka berjulan secara tradisional dan juga secara digital atau dikenal dengan istilah pemasaran digital.
Adapun usaha-usaha pasar Bantengan, yang di Kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Woncatur ini, untuk menuju pasar digital adalah di latarbelakangi permasalahan-permasalahan sebagaiberikut; Sumber Daya Manusia/Pedagang, Manajemen Pengelolaan pasar oleh BUMDES, Masalah Keamanan dan Lingkungan.
Kegiatan PbM ini akan berlangsung selama 6 bulan sejak bulan Mei 2022 hingga November 2022. Program solusi untuk dapat menuju pasar digital, para pengelola pasar Bantengan melakukan program antara lain; Pembuatan Sumur Resapan Limbah Cair Pasar, Pemasangan CCTV yang bertujuan untuk keamanan lingkungan Pasar dan juga mengembangkan pemasaran digital bagi para pedagang yang memiliki kios/toko permanen dengan melakukan edukasi tentang pemanfaatan Sosial Media pada pemasaran digital.
Kegiatan PbM diawali dengan Perencanaan proram pengabdian bersama tim pengabdi dan pengurus BUMDES, dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi; kemudian bersama tim dan masyarakat dalam hal ini para pedagang melakukan inventarisir permasalahan pasar, keamanan, lingkungan dan pemasaran. Workshop dan pelatihan dilakukan pada pengurus BUMDES, masayarakat pedagang dan warga sekitar pasar. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.