Korupsi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Dua Pegawai Perseroda Dijerat
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Atap ruangan di SD Muhammadiyah Bogor, Playen ambruk pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 07.30 WIB. - Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng tenaga ahli UGM untuk mengetahui penyebab ambrolnya atap ruang SD Muhammadiyah Bogor, Playen, pada Selasa (8/11/2022), yang menyebabkan satu pelajar meninggal dunia.
"Kita baru melihat apa yang terjadi. Kemudian secara gambaran kasar dulu dimensi yang dipakai, materialnya kemudian kondisi kerusakannya," kata Dosen Teknik Sipil UGM Muslikh di Gunungkidul, Rabu (9/11/2022).
Muslikh mengatakan kedatangannya saat ini baru sebatas pengamatan langsung di lokasi sehingga pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan. Nantinya, kesimpulan penyebab atap SD ini ambrol tetap berdasarkan data.
"Material kuda-kuda, gentingnya kita ambil sebagai bahan untuk secara material teknisnya seperti apa," kata dia.
Ia mengatakan timnya baru mengambil bahan sehingga belum bisa menyimpulkan karena harus dibawa ke laboratorium terlebih dahulu yang meliputi ketebalan, ukuran, dan kemudian dicocokkan dengan hasil hitungan.
BACA JUGA: Bertambah Lagi! Ini Daftar Baru 4 Obat Sirop yang Ditarik BPOM
"Kemudian kekuatannya dengan alat bisa didapatkan informasi data," katanya.
Material atap SD tersebut diketahui menggunakan rangka baja ringan, sementara genting yang digunakan adalah genting pres. Untuk hal ini, nantinya akan dicermati lagi, paparnya.
"Memang lebih aman kalau genting metal ya ringan. Kalau pakai genting (bahan tanah liat) ya perlu pemilihan dimensi yang memadai, tebal material, kan banyak parameternya," katanya.
Sebelumnya, Polres Gunungkidul memeriksa 10 saksi atas peristiwa ambrolnya atap ruangan SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Kabupaten Gunungkidul. Peristiwa ambrolnya atap SD pada Selasa (8/11/2022) menewaskan satu pelajar
"Sudah ada 10 orang saksi yang kita periksa," kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Mahardian Dewo Negoro.
Dewo menjelaskan bahwa 10 saksi itu berasal dari sekolah, komite, hingga kontraktor. Belum ada yang ditetapkan tersangka dari kasus ini sampai sekarang.
"Untuk penetapan tersangka belum, kita masih penuhi dulu bukti-bukti yang ada di lapangan supaya kita benar-benar tepat dalam menentukan siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
BPS mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia turun menjadi 22,93 juta orang atau 8,07 persen pada Maret 2026.
ALVA memperluas pasar di DIY dan Jateng dengan skema sewa baterai motor listrik mulai Rp125.000 per bulan.
UGM mewajibkan mahasiswa baru mengambil 2 SKS Literasi Kesehatan yang memuat literasi finansial untuk mencegah pinjol dan judol.
BNPB menyiapkan dua helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo.
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.